Foto : Paman Birin (berkacamata hitam) tampak sedang menunduk duduk di barisan kedua didampingi istri Acil Odah yang juga berkacamata hitam
Jejakborneonews.com, Banjarbaru – Mantan Gubernur Kalimantan Selatan dua periode yaitu H Sahbirin Noor atau Paman Birin menghadiri puncak perayaan Hari Jadi Kalsel ke 75 di kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel, Kamis (14/8/2025) siang.
Paman Birin hadir dengan baju kemeja sasirangan serta berkacamata hitam. Ia hadir didampingi istri Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah. Kehadiran Paman Birin sempat diabadikan sejumlah tamu undangan acara tersebut.
Saat acara dimulai, Paman Birin memantik perhatian para tamu yang berhadir di sana. Apalagi kehadirannya disebutkan langsung oleh MC acara tersebut.
Saat nama Sahbirin Noor disebutkan kehadirannya, sejumlah tamu pun bertepuk tangan untuk menyambutnya.
Paman Birin dan Acil Odah duduk di barisan kedua, tepat di belakang deretan kursi istri Gubernur dan wakil Gubernur Kalsel.
Saat meninggalkan acara, sejumlah tamu menyempatkan berfoto dengannya.
Paman Birin adalah Gubernur Kalsel periode 2016 hingga 2024. Terakhir saat sebelum mundur dari jabatan, ia sempat meresmikan jalan Banjarbaru – Batulicin tepatnya pada 24 Agustus 2024.
Paman Birin mundur dari dari sisa jabatan periode kedua tepatnya pada Rabu 13 November 2024. Ia mengumumkan pengunduran diri di hadapan ratusan pegawai lingkup Pemprov Kalsel di Gedung Idham Chalid Banjarbaru.
“Delapan tahun bukan waktu yang pendek dan juga bukan waktu yang panjang. Terasa pendek, karena kemarin kita bertemu. Terasa panjang, karena rindu kita yang lama tidak bertemu,” kata Paman Birin saat itu.
“Hari ini sengaja datang, bersama Bunda sebagai Ketua TP PKK Kalsel yang ingin saya sampaikan, mulai hari ini saya mengundurkan diri dari sisa-sisa jabatan Gubernur tahun 2024. Pasti banyak hal barangkali, saya banyak berbuat kesalahan, membuat bapak ibu kurang nyaman selama saya menjadi Gubernur. Maka di momen berharga ini, saya mengucapkan mohon maaf dan ampun kepada seluruh keluarga besar ASN di Pemprov Kalsel. Begitu juga Bunda,” lanjutnya.
Ia menegaskan pengunduran dirinya untuk menjaga kondusifitas pemerintahan dan masyarakat Kalimantan Selatan. Ary/jejakborneonews.com.











