Jejakborneonews.com, Banjarmasin – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kalimantan Selatan terus bergerak aktif membangkitkan semangat berkoperasi hingga ke pelosok permukiman. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat memahami bahwa koperasi adalah jalan menuju kesejahteraan bersama.
Salah satu aksi nyata terlihat saat jajaran dinas menyambangi warga di Jalan Setia RT 37, Kelurahan Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan, pada Rabu (29/4/2026).
Diskusi Hangat di Tengah Warga
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Rahmadin MY, yang diwakili Kabid Kelembagaan Bambang Dedi Mulyadi, berdiskusi langsung dengan warga. Bambang menekankan bahwa pemerintah saat ini sangat mendorong tumbuhnya koperasi, termasuk jenis Koperasi Merah Putih, sebagai pilar penggerak ekonomi rakyat.
Koperasi akan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat jika dikelola dengan baik, terutama jika usahanya fokus pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat di lingkungan tersebut, ujar Bambang di hadapan warga.
Syarat Jadi Lebih Mudah: Cukup 9 Orang
Bambang juga membawa kabar baik bagi warga yang ingin memulai usaha bersama. Sejak berlakunya aturan baru, syarat mendirikan koperasi kini menjadi jauh lebih mudah. Jika dulu butuh 20 orang, kini cukup minimal 9 orang saja sudah bisa membentuk koperasi primer.
Prosesnya pun sudah serba digital. Setelah warga melakukan rapat pendirian dan membuat akta notaris, pengesahan bisa dilakukan secara elektronik melalui sistem di Kemenkumham.
Kami siap membantu bapak dan ibu di sini jika ingin mendirikan koperasi, mulai dari pendampingan teknis hingga proses pendaftaran elektroniknya, tambahnya.
Keuntungan Jadi Anggota Koperasi
Senada dengan itu, Kasi Penyuluhan dan Legalitas Badan Hukum, Yulian Ridhani, menjelaskan banyaknya manfaat jika warga memiliki koperasi sendiri. Selain azas kekeluargaan, koperasi memberikan akses permodalan yang lebih terjangkau dibandingkan lembaga keuangan lainnya.
Manfaat paling nyata adalah adanya Sisa Hasil Usaha (SHU) yang akan dibagikan kembali kepada anggota. Selain itu, koperasi bisa menyediakan barang dengan harga lebih murah, mengembangkan keterampilan warga, hingga menciptakan lapangan kerja baru di tingkat RT atau kelurahan.
Melalui kegiatan jemput bola seperti ini, diharapkan semakin banyak kelompok masyarakat yang berani melangkah membentuk wadah ekonomi bersama demi kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera. Ary
Dinas Koperasi Kalsel Jemput Bola Beri Penyuluhan











