BerandaBerita NasionalBorneo ZoneEkonomi & BisnisHumanioraLintas KalselPolitik

Hari Jadi Kalsel 75, Gubernur Muhidin Ingin Tuntaskan Tiga Proyek Besar

568
×

Hari Jadi Kalsel 75, Gubernur Muhidin Ingin Tuntaskan Tiga Proyek Besar

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Banjarbaru – Puncak Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 75 pada Kamis (14/8/2025) siang di perkantoran Pemprov Kalsel Kota  Banjarbaru berlangsung meriah. Puncak Harjad  dibuka dengan menampilkan tarian kolosal yang menggambarkan kehidupan kehidupan masyarakat Pegunungan Meratus serta masyarakat banua  yang multi etnis.

Hadir pada acara itu Wamenhut Sulaiman Umar , Forkopimda Kalsel, para bupati walikota se Kalsel, dan ratusan undangan.

Saat sambutan Muhidin mengajak Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman dan Sekdaprov Kalsel M Syarifuddin mendampingi.

Usai perayaan Harjad Kalsel ke 75, Gubernur Kalsel Muhidin yang mengenakan pakaian adat Banjar warna biru muda berharap adanya keberkahan pada banua.

“Harapannya bagawi tuntung banua bauntung, masyarakat himung, artinya kita tak ada halangan untuk membangun Kalsel yang lebih baik,” katanya.

Ia pun minta masukan dari semua pihak apa yang perlu dan belum dibangun untuk menuju Kalsel lebih baik.

Ia juga berharap dapat menyelesaikan tiga proyek pembangunan prioritas berskala besar. Proyek tersebut adalah   jembatan penghubung antara Batulicin – Kotabaru atau Tanah Bumbu – Pulau Laut.

Jembatan penghubung di atas laut  tersebut saat ini sudah mulai proses pengerjaan pondasi. Kemudian ia mengebut Pembangunan pelabuhan kawasan ekonomi khusus (KEK)  Mekar Putih di Kotabaru  serta stadion berskala internasional. “Mudahan untuk pembangunan jembatan Batulicin – Kotabaru dapat dibantu pemerintah pusat dibantu untuk penyelesaiannya dan pelabuhan KEK dibantu pengusaha,” katanya.

Sementara saat acara, Gubernur Kalsel juga menandatangani prasasti pelayanan masyarakat  dan meluncurkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor tahun 2025.

Gubernur Kalsel  didampingi istri Hj Fathul Jannah serta Wagub Kalsel dan istri drg Ellyana Trisya juga meninjau langsung Aruh ganal atau pesta rakyat  yang menyediakan berbagai makanan dan minuman bagi masyarakat yang datang. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *