BerandaBerita NasionalBorneo ZoneHukumHumanioraLintas KalselPeristiwa

Geger Begal di Batu Ampar Tanah Laut Ternyata Karangan Penjual Bakso Keliling

147
×

Geger Begal di Batu Ampar Tanah Laut Ternyata Karangan Penjual Bakso Keliling

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Tanah Laut – Masyarakat Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut sempat dibuat heboh oleh kabar aksi pembegalan yang menimpa seorang pedagang bakso keliling bernama Bambang. Kabar ini sempat memicu rasa waswas bagi warga yang sering melintas di jalur sepi antara Desa Kesehatan/Jilatan menuju Desa Durian Bungkuk Kecamatan Batu Ampar.
Peristiwa yang diklaim terjadi pada Rabu pagi 6 Mei 2026 ini awalnya terdengar sangat meyakinkan. Bambang mengaku dicegat di Jalan Dewata saat hendak menjajakan dagangannya. Lokasi kejadian yang memang dikenal sunyi membuat warga sekitar sempat percaya dan merasa terancam keselamatannya saat beraktivitas di pagi hari.
Namun ketenangan polisi dalam bekerja akhirnya mengungkap fakta yang mengejutkan. Setelah personel Polres Tanah Laut melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa lokasi kejadian timbul banyak kejanggalan. Cerita yang disampaikan Bambang ternyata tidak sesuai dengan bukti-bukti yang ditemukan petugas di lapangan.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut Bambang akhirnya mengakui bahwa aksi pembegalan itu hanyalah karangan atau rekayasa belaka. Tidak ada perampokan maupun ancaman nyawa yang ia alami. Cerita tersebut sengaja ia buat demi kepentingan pribadi yang akhirnya justru merugikan ketenangan warga desa.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyayangkan adanya laporan palsu seperti ini. Beliau menegaskan bahwa polisi selalu serius menindaklanjuti setiap laporan masyarakat namun warga juga diingatkan untuk tidak bermain-main dengan membuat laporan palsu. Selain menimbulkan keresahan bagi orang banyak perbuatan merekayasa kejadian seperti ini juga memiliki konsekuensi hukum.
Kini warga Batu Ampar bisa bernapas lega karena wilayah mereka dipastikan tetap aman dan kondusif dari ancaman begal. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua agar tidak mudah menelan informasi mentah-mentah dan selalu bijak sebelum menyebarkan kabar yang belum tentu benar. Ary/Humres Tanah Laut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *