BerandaBorneo ZoneHukumHumanioraPeristiwa

Apes! Curi Motor RX King, Residivis Di Sekadau Tertangkap Gegara Motornya Mogok

132
×

Apes! Curi Motor RX King, Residivis Di Sekadau Tertangkap Gegara Motornya Mogok

Sebarkan artikel ini

Foto/Kabar Kalbar

Jejakborneonews.com, Sekadau – Niat hati ingin untung besar, seorang pria berinisial LD (42) justru harus gigit jari dan kembali berurusan dengan hukum. Pria yang diketahui merupakan seorang residivis ini tertangkap warga setelah sepeda motor Yamaha RX-King yang dicurinya mogok di tengah jalan.
Peristiwa dramatis ini bermula pada Selasa dini hari, 5 Mei 2026, sekitar pukul 03.30 WIB. LD beraksi di teras rumah milik seorang warga bernama Hariyani di Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat. Suasana yang sepi dimanfaatkan pelaku untuk menggasak motor sport legendaris tersebut.
Sang pemilik rumah, Hariyani, sebenarnya sempat terbangun karena mendengar suara anjing menggonggong dan bunyi mesin kendaraan. Namun, karena rasa kantuk yang berat, ia tidak menaruh curiga dan kembali melanjutkan istirahatnya.
Betapa terkejutnya Hariyani saat terbangun pukul 06.25 WIB. Ia melihat tempat parkir motor di samping rumahnya sudah kosong melompong. Panik karena motor kesayangannya raib, ia langsung menghubungi adik iparnya, Nanang, untuk membantu mencari.
**Pertemuan Tak Terduga di Pinggir Jalan**
Dewi fortuna tampaknya sedang tidak memihak pada sang pencuri. Hanya berselang kurang dari satu jam setelah dilaporkan hilang, nasib motor tersebut terungkap secara tidak sengaja.
Sekitar pukul 07.00 WIB, Nanang yang kebetulan sedang melintas di Jalan Raya Sanggau menuju Sekadau melihat pemandangan yang tak asing di pinggir jalan kawasan Suak Payung. Ia melihat seorang pria sedang kebingungan mengutak-atik sebuah motor yang berhenti total alias mogok.
Setelah didekati, Nanang yakin betul bahwa motor tersebut adalah milik kakak iparnya yang baru saja hilang. Tanpa membuang waktu, warga segera mengamankan LD yang tak berkutik karena motor curiannya mendadak “ngambek” dan tidak mau menyala.
Kini, sang residivis harus meratapi nasibnya di balik jeruji besi. Ia gagal membawa lari motor incarannya hanya karena masalah mesin yang mogok di saat yang paling tidak tepat. Kejadian ini pun menjadi peringatan bagi warga untuk selalu waspada dan menggunakan kunci ganda, meski kendaraan diparkir di dalam area rumah. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *