BerandaBerita NasionalBorneo ZoneLintas KalselPeristiwa

Geger! Warga Lok Bangkai HSU Temukan Jenazah Membusuk di Rumah

206
×

Geger! Warga Lok Bangkai HSU Temukan Jenazah Membusuk di Rumah

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, HULU SUNGAI UTARA – Suasana tenang warga Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU Kalsel mendadak pecah menjelang waktu berbuka puasa, Sabtu (28/2/2026) sore. Bukannya aroma masakan dapur yang tercium, warga di sekitar Jalan Jermani Husein justru dikagetkan dengan aroma tak sedap yang menyengat dari sebuah rumah.
Setelah dicek, ternyata ada sesosok mayat yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan di dalam rumah tersebut. Sontak, kabar ini langsung bikin geger warga HSU yang sedang bersiap-siap membatalkan puasa.
Diduga Sudah Meninggal Beberapa Hari
Mayat yang ditemukan tersebut diduga berjenis kelamin perempuan. Saat ditemukan, kondisinya sudah mulai membusuk, sehingga diperkirakan korban sudah meninggal dunia sejak beberapa hari yang lalu tanpa ada yang tahu.
Karena lokasinya di pinggir jalan raya, warga yang penasaran langsung berdatangan. Kerumunan pun tak terelakkan di sekitar lokasi kejadian.
Polisi dan TNI Sigap Amankan Lokasi
Mendapat laporan warga, jajaran Polsek Banjang dibantu anggota Koramil 1001-07/Amuntai-Banjang langsung meluncur ke lokasi. Petugas langsung memasang garis polisi agar warga tidak mendekat dan proses penyelidikan tidak terganggu.
“Petugas di lapangan langsung melakukan pengamanan guna menghindari kerumunan warga yang membludak,” tulis informasi yang beredar di lapangan.
Tim Inafis Turun Tangan
Hingga berita ini diturunkan, Tim Inafis Polres HSU masih bekerja keras melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka meneliti setiap sudut rumah dan mengidentifikasi jenazah untuk memastikan siapa identitas korban sebenarnya dan apa penyebab pasti kematiannya.
Belum diketahui secara pasti apakah korban tinggal sendirian atau ada penyebab lain di balik kejadian memilukan ini.
Pesan buat Kita Semua
Kejadian ini jadi pengingat buat kita, terutama yang punya tetangga lansia atau orang yang tinggal sendirian. Yuk, lebih rajin menyapa atau sekadar mengetuk pintu tetangga, apalagi di bulan suci Ramadhan ini. Kepedulian kecil kita bisa sangat berarti bagi keselamatan orang lain. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *