BerandaBorneo ZonePeristiwa

Warga Kereng Bangkirai Palangka Raya Geger, Pria Ditemukan Gantung Diri di Barak

210
×

Warga Kereng Bangkirai Palangka Raya Geger, Pria Ditemukan Gantung Diri di Barak

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Jajaran Polsek Sabangau, Polresta Palangka Raya, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyusul penemuan seorang pria yang meninggal dunia diduga akibat gantung diri. Peristiwa memprihatinkan ini terjadi di sebuah barak di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, pada Sabtu (3/1/2026) pagi.
Kronologi Penemuan
Kapolsek Sabangau, Iptu Ahmad Taufiq, memimpin langsung personel ke lokasi setelah menerima laporan warga sekitar pukul 09.00 WIB. Penemuan jenazah pria berinisial RSP (30) ini bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau tidak sedap menyengat dari dalam barak yang dihuni korban.
Diketahui, selama ini korban RSP tinggal seorang diri di barak tersebut. Warga yang curiga kemudian berkoordinasi dengan Ketua RT setempat sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Hasil Olah TKP dan Visum
Petugas Polsek Sabangau bersama Tim Inafis Polresta Palangka Raya segera melakukan identifikasi dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Doris Sylvanus untuk dilakukan visum. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter forensik, korban diperkirakan sudah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.
“Hasil pemeriksaan sementara menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat murni gantung diri, dengan perkiraan waktu kematian sekitar tiga hari sebelum visum dilakukan,” jelas Iptu Ahmad Taufiq mewakili Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi.
>
Penyelidikan Lebih Lanjut
Sejauh ini, pihak kepolisian tidak menemukan adanya unsur tindak pidana atau kekerasan fisik lain pada tubuh korban. Beberapa barang milik korban telah diamankan petugas sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan latar belakang peristiwa tersebut.
“Kami dari Polsek Sabangau akan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga serta melakukan pendalaman melalui keterangan saksi-saksi,” tutup Taufiq. Ary/Humres Palangka Raya

Peringatan (Disclaimer): Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami depresi atau memiliki pemikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan kesehatan jiwa di rumah sakit terdekat atau hubungi layanan bantuan darurat terkait kesehatan mental.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *