Jejakborneonews.com, Jakarta Timur – Kota Besar Jakarta memang keras, tapi kisah bocah mungil berinisial F (4) ini benar-benar menyayat hati siapa pun yang mendengarnya. Bayangkan, di usia yang harusnya asyik bermain mobil-mobilan, F justru terekam kamera seorang sopir truk sedang memanggul karung botol bekas di kawasan industri Pulo Gadung, Kecamatan Cakung Jakarta Timur.
Jawaban Polos yang Mengiris Hati
Awalnya, video F viral setelah diunggah akun @bekasikinian. Seorang sopir truk yang iba mencoba menyapa bocah berbaju putih itu. Namun, percakapan mereka justru bikin netizen mewek massal.
Saat ditanya di mana orang tuanya, dengan suara polos F menjawab, “Bapakku ke penjara… kalau mama nikah lagi.” Kalimat singkat itu menggambarkan betapa berat beban yang dipikul bocah sekecil itu. F terpaksa memulung demi membantu neneknya, Mbah Tursini, untuk menghidupi dirinya dan sang adik, N (3), di sebuah lapak pemulung yang sempit.
Kapolres Turun Tangan
Dilansir laman Detik.com, Kisah pilu ini sampai ke telinga Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal. Tak pakai lama, sang Kapolres langsung terjun ke lapangan mencari keberadaan F di lapak pemulungnya pada Kamis (12/3).
Suasana yang tadinya penuh debu dan barang bekas mendadak hangat. Kapolres tak datang tangan kosong; ada camilan dan perhatian tulus untuk F dan adiknya. Namun, kejutan sebenarnya baru dimulai saat Pak Kapolres melakukan video call langsung dengan ibu kandung F yang berada di Sumedang.
Pulang ke Pelukan Ibu: Akhir yang Manis
Setelah obrolan hati ke hati, sang ibu menyatakan kesiapannya untuk kembali merawat F dan adiknya. Tanpa menunda waktu, proses administrasi bersama Dinas Sosial langsung dibereskan.
Puncaknya pada Jumat (13/3) sore, sebuah mobil dinas kepolisian dan Dinsos DKI Jakarta terparkir bukan untuk menangkap orang, melainkan untuk mengantar “tamu istimewa”. Fikri dan adiknya, Noval, diantar langsung oleh tim Polres Metro Jakarta Timur menuju Kabupaten Sumedang.
“Kami pastikan mereka sampai ke pelukan ibunya. Kami juga akan terus pantau perkembangannya melalui koordinasi lintas wilayah,” ujar Kombes Alfian.
Kini, karung botol bekas itu sudah diletakkan. Fikri dan adiknya tak lagi harus menyusuri panasnya aspal Cakung, karena mereka telah pulang ke tempat paling hangat: pelukan seorang ibu. Ary
Viral! Bocah 4 Tahun Jadi Pemulung: Ayah Dipenjara, Mama Kawin Lagi











