BerandaHumanioraLintas KalselPeristiwa

Tragis! Bocah Tenggelam di Kolam Penampungan PDAM Balangan

216
×

Tragis! Bocah Tenggelam di Kolam Penampungan PDAM Balangan

Sebarkan artikel ini

Foto/Polsek Balangan
Jejakborneonews.com, BALANGAN – Suasana siang yang tenang di Desa Badalungga, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan Kalsel  mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Rabu (25/3/2026). Seorang bocah laki-laki ceria bernama Hasan (7) dilaporkan hilang dari rumahnya, yang berujung pada penemuan memilukan di kolam penampungan air PDAM setempat.
Kepergian Hasan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar, sekaligus menjadi pengingat pahit tentang pentingnya keamanan fasilitas publik di lingkungan permukiman.
Pencarian Singkat yang Berakhir Isak Tangis
Drama pencarian dimulai sekitar pukul 14.00 WITA. Sang ayah, menyadari putra kecilnya tidak lagi terlihat di dalam rumah. Rasa khawatir seketika menyergap, membuat pihak keluarga langsung meminta bantuan warga untuk menyisir area sekitar.
Bersama warga setempat, pencarian dilakukan dengan menyusuri sungai di belakang rumah hingga ke area instalasi air. Namun, harapan untuk menemukan Hasan dalam keadaan selamat pupus ketika Ahmad Rijali, seorang petugas PDAM Balangan melihat sesosok tubuh mengapung di dalam kolam penampungan air sekitar pukul 14.30 WITA.
Warga bergegas mengevakuasi Hasan ke Puskesmas Awayan. Namun takdir berkata lain, nyawa bocah mungil itu tidak dapat tertolong lagi.
Ikhlas di Tengah Musibah
Dilansir laman BanjarmasinPost, Kapolsek Awayan, Ipda Lulus Pribadi, membenarkan kejadian tragis tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasan diduga kuat meninggal dunia akibat tenggelam atau mati lemas.
Di tengah kesedihan yang mendalam, pihak keluarga menunjukkan ketabahan yang luar biasa. Mereka menyatakan telah mengikhlaskan kepergian Hasan sebagai musibah murni dan memilih untuk tidak menuntut pihak mana pun.
Alarm Keselamatan bagi Fasilitas Publik
Meski keluarga telah ikhlas, peristiwa ini memicu keprihatinan warga terkait keamanan area penampungan air yang terbuka. Fasilitas yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat justru menjadi lokasi yang membahayakan, terutama bagi anak-anak yang belum mengerti risiko.
“Kami sangat berharap pihak terkait bisa meningkatkan pengawasan dan memberikan pengamanan tambahan, seperti pagar pembatas di area penampungan air, agar kejadian sedih seperti ini tidak terulang lagi,” ungkap salah satu warga desa.
Kini, jenazah Hasan telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Mari kita doakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Ary
📍 Lokasi: Desa Badalungga, Kec. Awayan, Kab. Balangan.
📅 Waktu Kejadian: Rabu, 25 Maret 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *