BerandaBerita NasionalBorneo ZoneHukumPeristiwa

Tragedi Berdarah di Perbatasan Kaltim Kalteng Satu Keluarga Diserang, Lima Tewas

104
×

Tragedi Berdarah di Perbatasan Kaltim Kalteng Satu Keluarga Diserang, Lima Tewas

Sebarkan artikel ini

Foto/ist
Jejakborneonews.com, MUARA TEWEH – Sebuah peristiwa memilukan mengguncang wilayah Benangin Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara tepatnya perbatasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Satu keluarga yang sedang berada di pondok kebun mereka di wilayah perusahaan PT Timber Dana menjadi korban serangan brutal sekelompok orang tidak dikenal pada Minggu 19 April 2026 sore sekitar pukul 16.30 WIB.
Kejadian yang berlangsung sangat cepat ini mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan satu orang lainnya kini dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Data Korban Selamat dan Meninggal Dunia
Seluruh korban diketahui merupakan warga Desa Benangin 2, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara. Berdasarkan data yang dihimpun, berikut identitas para korban:
1. Cuah (55), Petani – Meninggal Dunia
2. Hasna (40), Ibu Rumah Tangga – Meninggal Dunia
3. Tasya Haulina (17), Remaja – Meninggal Dunia
4. David (3), Anak-anak – Meninggal Dunia
5. Ono (50), Ibu Rumah Tangga – Meninggal Dunia
6. Alfian (40), Petani – Kondisi Kritis
Saksi Mata Sempat Kabur dan Kirim Pesan Suara
Suasana mencekam di lokasi kejadian sempat terekam melalui kesaksian salah satu anggota keluarga korban di RSUD Muara Teweh. Ia menceritakan bahwa ibunya sempat melarikan diri dari pondok saat serangan terjadi.
Melalui sebuah pesan suara atau voice note, saksi mata tersebut menceritakan situasi genting saat teman-teman dan keluarganya diserang. Dalam pesan tersebut, saksi juga sempat menyebutkan salah satu ciri-ciri pelaku yang berjumlah sekitar tiga orang.
Dugaan Motif dan Kronologi Singkat
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa para pelaku mendatangi pondok korban dan sempat menanyakan nama salah satu korban sebelum akhirnya melakukan penyerangan secara membabi buta menggunakan senjata tajam.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik serangan sadis tersebut.
Kepolisian Buru Pelaku
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, mengonfirmasi adanya kejadian berdarah di wilayah perbatasan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk menangkap para pelaku.
“Kami yakin pelaku akan segera tertangkap, tegas Singgih pada Senin 20 April 2026.
Senada dengan Kapolres, Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan meminta masyarakat dan awak media untuk bersabar karena tim di lapangan sedang bekerja keras melakukan penyelidikan mendalam.
Kasus ini masih dalam penanganan dan penyelidikan intensif. Mohon sabar ya, ujar Ricky singkat. Ary/###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *