BerandaBerita NasionalBorneo ZoneHumanioraLintas KalselPeristiwaPolitik

Inovasi Wisata Digital Bawa Kalsel Mendunia

12
×

Inovasi Wisata Digital Bawa Kalsel Mendunia

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, JAKARTA – Kalimantan Selatan terus berlari kencang dalam urusan inovasi. Kali ini, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. M. Syarifuddin, mencuri perhatian dalam ajang Presentasi Kenaikan Pangkat Luar Biasa atau KPLB di kantor pusat Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, Selasa (21/4/2026) pagi.
Bukan sekadar formalitas, paparan Syarifuddin di depan Wakil Kepala BKN RI, Suharmen, menjadi panggung pembuktian bagaimana birokrasi Kalsel bertransformasi menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat melalui sektor pariwisata yang modern.
Wisata dalam Genggaman: Dari Aplikasi hingga Teknologi Virtual
Apa saja senjata andalan yang dibawa Sekdaprov ke Jakarta? Jawabannya adalah digitalisasi. Syarifuddin membedah tiga inovasi kunci yang bikin sektor wisata Kalsel naik kelas:
Pertama, aplikasi SIDAPAKASE. Lupakan cara lama mencari info wisata. Lewat aplikasi ini, turis bisa menemukan hotel, kuliner khas, hingga kalender acara hanya dalam satu klik. Data yang tersaji secara cepat ini juga membantu pemerintah mengambil kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kedua, teknologi Virtual Reality 360. Ingin melihat indahnya alam Kalsel tapi belum sempat terbang ke sana? Teknologi ini memberikan pengalaman seolah berada di lokasi. Calon turis, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, bisa jalan-jalan secara virtual, yang terbukti ampuh memicu keinginan mereka untuk datang langsung ke Kalsel.
Ketiga, TIC Digital Nusantara. Hadir di Bandara Syamsudin Noor, pusat informasi ini menjadi pintu sambutan modern bagi wisatawan yang baru mendarat, lengkap dengan informasi transportasi hingga estimasi biaya perjalanan di 13 kabupaten dan kota.
Kuala Lumpur ke Banjarmasin Kini Sejengkal
Syarifuddin juga menyoroti keberhasilan strategis membuka rute penerbangan internasional langsung Kuala Lumpur ke Banjarmasin bersama AirAsia sejak akhir 2025 lalu. Hasilnya nyata, yakni hotel makin ramai, UMKM makin laris, dan lapangan kerja baru terbuka lebar bagi warga lokal karena akses mancanegara yang semakin mudah.
Banjir Penghargaan dan Dampak Nyata
Kepemimpinan Syarifuddin memang sudah teruji lewat sederet prestasi mentereng, mulai dari opini WTP dari BPK, penghargaan Penurunan Stunting Nasional, Innovative Government Award, hingga Piala Adipura.
Dalam pernyataannya, Syarifuddin menjelaskan bahwa apa yang disampaikan merupakan bagian dari inovasi yang sudah dan terus dikembangkan. Harapannya, hal ini memberikan dampak positif bagi daerah, terutama bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui ajang ini, Pemprov Kalsel ingin menunjukkan bahwa seorang pejabat tinggi bukan hanya soal posisi, tapi soal seberapa besar manfaat nyata yang bisa dirasakan oleh masyarakat luas. Ary/Adpim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *