BerandaBorneo ZoneHumanioraPeristiwa

Tiga Hari Pencarian, Anak Hilang di Kuaro Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Kosong

321
×

Tiga Hari Pencarian, Anak Hilang di Kuaro Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Kosong

Sebarkan artikel ini

Foto/Polsek Kuaro

Jejakborneonews.com, Paser – Upaya pencarian intensif terhadap seorang anak yang dilaporkan hilang di Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur berakhir duka. Korban yang telah dicari sejak Minggu (28/12/2025) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (31/12/2025) pagi.
Pencarian Intensif Selama Tiga Hari
Kapolsek Kuaro, IPTU Achmad Gazali Saputra, memimpin langsung personel gabungan bersama instansi terkait dan masyarakat Desa Padang Jaya dalam operasi pencarian tersebut. Selama tiga hari, tim menyisir berbagai medan mulai dari bukit, gunung, sungai, bendungan, hingga area lapangan sepak bola.
“Pencarian dilakukan secara intensif dari pagi hingga dini hari. Kami menyusuri setiap lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaan korban di sekitar wilayah Desa Padang Jaya,” ujar Kapolsek.
Kronologi Penemuan: Bermula dari Bau Tidak Sedap
Jasad korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 07.30 WITA di sebuah rumah kayu kosong di Kecamatan Kuaro. Penemuan ini berawal saat seorang saksi berinisial IB hendak menyemprot rumput di sekitar lokasi.
Saksi mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari dalam rumah tersebut. Saat dilakukan pengecekan ke bagian dalam, saksi terkejut menemukan jenazah tergeletak di depan lemari. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pemilik rumah dan pihak kepolisian.
Setelah dilakukan identifikasi di lokasi, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah anak yang dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya. Di TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:
* Sepasang sandal jepit putih bertali hijau.
* Ikat pinggang.
* Botol minuman air mineral.
* Seutas tali tambang.
Hasil Visum: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Berdasarkan hasil Visum Et Repertum luar oleh tim medis Puskesmas Kuaro, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Secara medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat gantung diri.
Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan keberatan untuk dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi. Jenazah korban kemudian dimakamkan pada pukul 13.00 WITA di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.
Langkah Kepolisian
Pihak Polsek Kuaro telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Diketahui, rumah kosong tempat ditemukannya korban memang tidak berpenghuni dan pintu bagian belakang dalam kondisi tidak terkunci.
IPTU Achmad Gazali Saputra mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih peka dan peduli terhadap lingkungan sekitar. “Kami meminta masyarakat segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan masing-masing guna mencegah hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

(Redaksi/laporan resmi Polsek Kuaro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *