BerandaBorneo ZoneHumanioraPeristiwa

Tenggelam Di Wisata Pantai Buradaya, Pemuda Asal Batu Kajang Ditemukan MD

208
×

Tenggelam Di Wisata Pantai Buradaya, Pemuda Asal Batu Kajang Ditemukan MD

Sebarkan artikel ini

Foto/Polres Paser
Jejakborneonews.com, PASER – Kabar duka menyelimuti kawasan wisata Pantai Bura Daya, Desa Pasir Mayang, Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser Kaltim. Setelah berjam-jam dilakukan pencarian oleh tim gabungan, jasad Trisno Lius Timbang (22), pemuda asal Desa Batu Kajang, akhirnya berhasil ditemukan pada Selasa (24/3/2026) petang.
Kepergian pemuda ini menjadi pengingat pedih bagi kita semua tentang betapa bahayanya arus perairan, bahkan di lokasi wisata sekalipun.
Kronologi Kejadian: Hilang Saat Berenang
Tragedi ini bermula pada siang hari sekitar pukul 12.00 WITA. Saat itu, Trisno sedang menikmati waktu bersama rekan-rekannya dengan berenang di kawasan Sungai Rengit, dekat area Pantai Buradaya.
Berdasarkan kesaksian di lokasi, korban sempat terlihat mengapung di permukaan air. Namun, dalam hitungan detik, arus sungai yang kuat menyeret tubuhnya hingga ia hilang dari pandangan teman-temannya. Suasana ceria di pantai pun seketika berubah menjadi kepanikan.
Bahu-Membahu dalam Pencarian
Laporan tenggelamnya Trisno langsung direspons cepat oleh aparat. Sejak pukul 15.35 WITA, sebuah tim besar gabungan diterjunkan. Tak hanya dari TNI-Polri (Ditpolairud Polda Kaltim, Polres Paser, Polsek Kuaro, dan Babinsa), pencarian ini juga melibatkan BPBD, Damkar, tim Rescue Kidico, hingga masyarakat setempat yang sukarela membantu.
Mereka menyisir area sekitar lokasi kejadian dengan teliti, berharap ada mukjizat.
> Ditemukan di Titik Awal: Setelah upaya pencarian yang melelahkan, sekitar pukul 18.20 WITA, tim akhirnya menemukan jasad korban. Ironisnya, posisi korban ditemukan tidak jauh dari titik awal ia terseret arus, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Pesan untuk Para Wisatawan
Kapolres Paser melalui Kasi Humas, Iptu Iwan Suhariyanto, membenarkan penemuan tersebut dan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
Pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di air, terutama di lokasi wisata perairan yang memiliki arus kuat atau tidak terduga.
“Kami meminta masyarakat lebih berhati-hati. Keselamatan adalah yang utama agar kejadian memilukan seperti ini tidak terulang kembali,” pesannya. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *