BerandaBorneo ZoneHumanioraPeristiwa

Tenggelam di Sungai Kapuas Sanggau: Dua ABK Meninggal, Satu Dicari

273
×

Tenggelam di Sungai Kapuas Sanggau: Dua ABK Meninggal, Satu Dicari

Sebarkan artikel ini

Foto/Basarnas Pontianak

Jejakborneonews.com, SANGGAU – Kabar duka menyelimuti Desa Sansat, Kecamatan Toba. Upaya keras tim SAR gabungan menyisir derasnya Sungai Kapuas di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat (Kalbar) akhirnya membuahkan hasil, meski diiringi kabar sedih. Dua dari tiga anak buah kapal (ABK) MV JH 07 yang tenggelam sejak Jumat (13/3/2026) lalu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (14/3/2026).
Kecelakaan maut yang membuat kapal MV JH 07 terbalik ini menyisakan luka mendalam, sekaligus tantangan berat bagi para petugas di lapangan.
Pencarian di Tengah Arus Kencang
Sejak pagi buta, tim gabungan sudah berjibaku dengan air sungai yang sedang tidak bersahabat. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengabarkan bahwa korban pertama berhasil ditemukan pada pukul 11.43 WIB.
Tak berselang lama, sekitar pukul 13.08 WIB, tim kembali menemukan korban kedua yang teridentifikasi atas nama Shang Mingde. Tubuh korban ditemukan sejauh 0,95 mil laut dari titik lokasi kejadian.
Alam Jadi Kendala Utama
Mencari orang hilang di Sungai Kapuas bukanlah perkara mudah. I Made Junetra mengakui bahwa nyali dan fisik para petugas benar-benar diuji oleh alam Kalimantan.
“Tim di lapangan menghadapi kendala karena gelombang dan arus sungai yang sangat kencang. Kami harus ekstra hati-hati dalam melakukan penyisiran agar keselamatan tim juga terjaga,” jelas Junetra.
Satu Korban Masih Misteri
Hingga berita ini diturunkan, masih ada satu orang lagi yang belum diketahui rimbanya. Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur relawan dan aparat tidak patah arang. Mereka terus memperluas area pencarian, berharap korban terakhir bisa segera ditemukan agar bisa dipulangkan ke pihak keluarga.
Mari kita doakan agar cuaca di Sanggau mendukung dan arus sungai lebih tenang, sehingga proses pencarian sisa korban berjalan lancar. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *