Jejakborneonews.com, BANDAR LAMPUNG – Kepercayaan yang dibangun selama hampir dua dekade seketika hancur. Seorang pria berinisial SK (53), warga Telukbetung Utara Bandar Lampung, harus berurusan dengan hukum setelah diduga kuat mencuri harta benda milik majikannya sendiri. Tak tanggung-tanggung, total kerugian yang diderita sang majikan mencapai Rp620 juta.
Ironisnya, SK bukanlah orang baru. Ia adalah sopir pribadi yang sudah bekerja selama 19 tahun bersama keluarga korban.
Modus Kunci Duplikat dan Aksi “Cicil” Sejak 2019
Aksi pencurian ini ternyata bukan dilakukan sekali saja, melainkan dilakukan secara berulang. Bak drama kriminal, SK diduga sudah mulai “menggerogoti” harta majikannya sejak tahun 2019 silam.
Pelaku memanfaatkan kelengahan korban saat rumah dalam keadaan kosong. Berbekal kunci duplikat yang ia buat secara diam-diam, SK dengan leluasa membuka lemari tempat korban menyimpan barang berharga.
Aksi terakhirnya terendus setelah kejadian pada Kamis, 15 Januari 2026, di rumah korban yang berlokasi di perumahan mewah Villa Citra, Way Halim, Bandar Lampung.
Emas, Berlian, hingga Mata Uang Asing Raib
Dalam aksinya, SK tidak hanya menyasar uang tunai. Polisi mengungkapkan bahwa pelaku mengincar barang-barang yang mudah dijual namun bernilai tinggi, di antaranya:
* Perhiasan emas.
* Berlian.
* Berbagai mata uang asing.
Ancaman 7 Tahun Penjara Menanti
Kasus ini kini ditangani secara serius oleh Polsek Sukarame Polresta Bandar Lampung. “Petugas telah mengamankan sejumlah barang bukti dan menahan tersangka di Rutan Polsek Sukarame untuk penyidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay.
Atas perbuatannya, sopir yang kini hilang kepercayaan itu dijerat dengan Pasal 363 KUHP (pencurian dengan pemberatan) dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Pelajaran bagi kita semua: Selalu waspada meski terhadap orang terdekat. Lakukan pengecekan barang berharga secara berkala dan pastikan akses keamanan rumah tidak mudah digandakan oleh orang lain.
Sumber : Humas Polresta Bandar Lampung











