BerandaBorneo ZoneHumanioraLintas KalselPeristiwa

Pemuda Diduga Tenggelam Saat Berenang Di Bawah Jembatan Basit

277
×

Pemuda Diduga Tenggelam Saat Berenang Di Bawah Jembatan Basit

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, BARITO KUALA – Niat ingin menikmati sore dengan berenang di sungai justru berakhir memilukan. Seorang pemuda bernama Ismail (24) dilaporkan hilang setelah menceburkan diri ke aliran Sungai Barito, tepat di kawasan bawah Jembatan Sei Alalak atau yang dikenal dengan Jembatan Basit, Selasa (20/1/2026) sore.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 17.20 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya Ismail bermaksud berenang bersama rekan-rekannya di area tersebut. Namun, suasana ceria seketika berubah menjadi kepanikan.
Detik-detik Kejadian
Menurut keterangan rekan korban yang berada di lokasi, sesaat setelah Ismail menceburkan diri ke sungai, ia tidak kunjung muncul kembali ke permukaan. Panik melihat rekannya tak kunjung naik, warga sekitar sempat berusaha melakukan pencarian secara mandiri dengan menyisir pinggiran sungai, namun sosok Ismail tetap tidak ditemukan.
Laporan kehilangan ini kemudian diteruskan ke pihak berwenang melalui jaringan relawan Rescue 911 sekitar pukul 18.43 WITA.
Tim SAR Gabungan Turunkan Alat Pendeteksi Bawah Air
Merespons cepat kejadian tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin langsung memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 6 personel menuju lokasi kejadian.
I Putu Sudayana, selaku pemimpin operasi (SMC), menyatakan bahwa timnya telah bergerak pada pukul 19.00 WITA dengan membawa perlengkapan lengkap. Fokus utama malam ini adalah melakukan koordinasi di lokasi serta penyisiran di sekitar titik terakhir korban terlihat (Last Known Position).
“Kami mengerahkan tim dengan dukungan alutsista modern, termasuk satu unit Rubber Boat dan alat Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah air,” jelasnya. Selain itu, peralatan selam juga telah disiagakan untuk proses pencarian lebih dalam.
Sinergi di Lapangan
Hingga malam ini, upaya pencarian terus diupayakan dengan melibatkan sinergi dari berbagai pihak, di antaranya:
* Basarnas Banjarmasin
* Polsek Alalak
* Polairud Banjarmasin
* Relawan Rescue 911
* Masyarakat setempat
Meski kondisi sudah gelap, cuaca di sekitar Jembatan Basit terpantau cerah berawan, yang diharapkan mempermudah tim gabungan dalam melakukan penyisiran awal.
Keluarga dan rekan-rekan korban kini hanya bisa berharap cemas di pinggiran sungai, menanti kabar baik dari tim SAR yang sedang bekerja keras di tengah tenangnya arus Sungai Barito. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *