Jejakborneonews.com, Banjarbaru – Pemprov Kalimantan Selatan menggelar Asistensi SAKIP (sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah) zona integritas (ZI) dan reformasi birokrasi (RB) pada pemerintah daerah Se Kalimantan Selatan pada Rabu (20/5/2026) di Banjarbaru.
Kegiatan dibuka Plh Sekdaprov Kalsel Subhan Nor Yaumil dan dihadiri perwakilan Kemenpan RB, jajaran SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan perwakilan pemerintah Kabupaten kota Se Kalsel.
Gubernur Kalsel Muhidin diwakili Subhan Nor Yaumil berharap dengan momen asistensi SAKIP ini menjadi Momen menyatukan langkah memastikan birokrasi bekerja dengan baik dan memiliki dampak nyata pada pelayanan publik ke masyarakat serta Pembangunan.
Diungkapnya, saat ini angka IPM Kalsel naik menjadi 76,10, kemudian Angka penduduk miskin 3,84 persen dan Pertumbuhan ekonomi 5 persen lebih.
“Capaian ini bukan berdiri sendiri namun merupakan kerja lintas sektor dan pemerintah kabupaten kota,” katanya.
Indikator capaian SAKIP, ZI dan RB punya peran strategis memastikan sistem agar anggaran dapat terarah dan berdampak ke pembangunan yang terarah.
Angka SAKIP kalsel saat ini meningkat menjadi 82,96 dibanding tahun 2025 lalu sebesar 82,84.
Seluruh capaian angka bukan tujuan utama namun diharapkan memiliki dampak pada perbaikan layanan publik hingga pembangunan.
“Setiap perbaikan nilai diharapkan dapat berbanding lurus dengan dampak pembangunan dan layanan publik yang dapat dirasakan masyarakat,” pesan Gubernur Kalsel.











