BerandaBorneo ZoneHumanioraLintas KalselPeristiwa

80 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026 di BLK Kalsel

100
×

80 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026 di BLK Kalsel

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Banjarbaru – Disnakertrans Kalimantan Selatan kembali mengelar Pelatihan berbasis kompetensi Disnakertrans Kalsel pada tahun anggaran 2026 di aula BLK Kalsel Banjarbaru Kamis (21/5/2026). Kegiatan dibuka Plh Sekdaprov Kalsel Subhan Nor Yaumil didampingi  Kadisnakertrans Kalsel Irfan Sayuti dan Kepala BLK Kalsel Fatmasari Said.

Adapun pelatihan  diikuti sekitar 80 orang peserta yang berasal dari Kabupaten kota Se Kalimantan Selatan. Untuk program pelatihan yang dilaksanakan meliputi Tata Rias Kecantikan, Menjahit Pakaian Sesuai Style, Digital Marketing, Desainer Grafis Muda, serta Plate Welder 4G-UP PF.

Subhan Nor Yaumil  menyampaikan Gubernur Kalsel kegiatan pelatihan vokasi ini diharapkan dapat langsung diimplementasikan peserta di  dunia kerja.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menjawab tantangan dunia kerja yang kian berkembang,” kata Subhan.

Pelatihan ini adalah bentuk investasi mencetak tenaga kerja. “Tingkat Pengangguran Kalsel berada di  3,8 persen berada masih tingkat aman dan Pelatihan yang digelar ini merupakan solusi strategis membuka peluang kerja dan usaha baru masyarakat,” pesan Gubernur Kalsel.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti, pelatihan ini digelar merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalsel untuk  menekan angka pengangguran terbuka.

Kegiatan pelatihan tahap I 2026  ini dikuti sebanyak 80 peserta yang berhasil lulus seleksi dari ribuan yang mendaftar. “Minat untuk ikut pelatihan ini sangat besar, berdasar data tahun sebelumnya bahkan hingga 3 ribu lebih  yang mendaftar namun karena keterbatasan anggaran kuota peserta terbatas sehingga yang memiliki nilai seleksi terbaik yang dapat mengikuti pelatihan,” kata Irfan.

Ia menjelaskan, seluruh peserta pelatihan nantinya akan mengikuti sertifikasi kompetensi berlisensi dan berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pada tahap pertama tahun 2026 ini, BLK Provinsi Kalimantan Selatan membuka sejumlah program pelatihan strategis yang dinilai sesuai kebutuhan industri dan banyak diminati masyarakat.

Menurut Irfan, jenis pelatihan tersebut juga merupakan usulan dan rekomendasi dari pemerintah kabupaten/kota yang menyesuaikan kebutuhan pasar kerja di daerah masing-masing.

Ia berharap seluruh peserta tidak hanya siap menjadi tenaga kerja kompeten setelah menyelesaikan pelatihan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

“Kami berharap para peserta nantinya mampu membuka lapangan pekerjaan baru melalui usaha mandiri sesuai keterampilan yang dimiliki,” ungkapnya.

Kepada seluruh peserta, Irfan berpesan agar memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, serta menyerap ilmu dari instruktur secara maksimal.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama mengikuti proses pelatihan di BLK. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *