Jejakborneonews.com, BANJARBARU – Kabar segar datang dari lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel). Demi menggeber roda pembangunan dan memperkuat pelayanan publik, Pemprov resmi membuka “lelang jabatan” atau seleksi terbuka untuk posisi pimpinan tinggi.
Ini adalah kesempatan bagi para ASN hebat di Kalsel untuk naik kelas dan membantu menyukseskan visi-misi Gubernur dalam membangun daerah.
Dua Kursi Penting Menanti
Kepala BKD Kalsel, Bapak Noryadi, menyampaikan bahwa untuk tahap ini ada dua posisi strategis yang diprioritaskan untuk diisi oleh pejabat definitif, yaitu:
* Kepala Biro Organisasi
* Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa
Dua jabatan ini sangat krusial karena menjadi mesin penggerak administrasi dan belanja pemerintah agar pembangunan di Kalsel makin cepat terasa manfaatnya oleh masyarakat.
Catat Tanggalnya & Syarat Utamanya!
Pendaftaran sudah mulai dibuka sejak 26 Maret hingga 9 April 2026 mendatang. Siapa saja yang boleh ikut?
* Terbuka Luas: Bisa dari lingkungan Pemprov Kalsel maupun ASN dari Pemerintah Kabupaten/Kota.
* Syarat Pangkat: Minimal Pembina (IV/a).
* Pengalaman: Sedang menduduki jabatan Administrator atau Fungsional Ahli Madya minimal 2 tahun.
* Tanpa Kuota: “Kami tidak membatasi jumlah pelamar. Silakan siapa saja yang memenuhi syarat untuk mendaftar secara online melalui portal ASN Karier BKN,” ujar Noryadi, Jumat (27/3/2026).
Seleksi Transparan, Libatkan Tim Ahli & Polri
Warga tidak perlu khawatir soal titip-menitip jabatan. Proses seleksi ini dijamin transparan dan profesional. Selain tes administrasi, para calon pejabat akan diuji kemampuannya (assessment) bekerja sama dengan tim dari SSDM POLRI.
Tak hanya itu, panitia seleksinya pun orang-orang pilihan, mulai dari Sekda Provinsi Kalsel, pihak akademisi, kaum profesional, hingga perwakilan dari BPKP Kalsel. Semuanya dilibatkan agar yang terpilih benar-benar sosok yang jujur dan kompeten.
Harapan untuk Kalsel Lebih Maju
Langkah lelang jabatan ini diambil agar tidak ada lagi kekosongan pimpinan di biro-biro terkait. Dengan adanya pejabat tetap, koordinasi kerja jadi lebih mantap dan program pemerintah tidak akan terhambat.
“Harapan kami tentu agar segera dilakukan pengisian jabatan yang kosong untuk percepatan pembangunan di Kalimantan Selatan. Karena biro-biro ini adalah pendukung kebijakan Pak Gubernur dalam menunjang visi-misi beliau,” pungkas Noryadi. Ary
Pemprov Kalsel Buka Lelang Jabatan Kepala Biro











