Foto : Penerbangan penyemaian dalam rangka modifikasi cuaca di Kalsel pada 16 Agustus 2025
Jejakborneonews. Com, Banjarbaru – Operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk pencegahan Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan terus berlangsung. Pada hari ini tanggal 17 Agustus 2025, target wilayah yang akan disemai di lokasi yang memiliki titik api rawan Karhutla.
Sebelumnya pada Sabtu 16 Agustus 2025, sudah dilakukan penyemaian garam untuk wilayah HSS, Tanbu, dan Tanah Laut.
“Hari ini dilakukan 2 (dua) sorti penerbangan dengan pesawat Casa 212-200 Registrasi A-2104. Sorti 1 (satu) penerbangan penyemaian dilakukan pada pukul 10.30 – 12.10 WITA dengan target penyemaian Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Tanah Laut. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 10.000 feet dan menghabiskan bahan semai NaCl sebanyak 800 kg.
Sorti 2 (dua) penerbangan penyemaian dilakukan pada pukul 14.00 – 15.45 WITA dengan target penyemaian Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 10.000 feet dan menghabiskan bahan semai NaCl sebanyak800 kg” demikian laporan BMKG.
BMKG mencatat, berdasarkan pemantauan satelit per 13 Agustus 2025, tidak ada hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kalsel. Namun Edison mengingatkan agar hal ini tidak membuat lengah.
Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Edison Kurniawan mengatakan Prediksi pertumbuhan awan 7 hari ke depan menunjukkan peluang terbentuknya awan hujan yang mendukung pelaksanaan OMC. “Dengan keberhasilan penyemaian garam, kita harapkan dapat menurunkan hujan di wilayah prioritas,” tambahnya.
Operasi Modifikasi Cuaca ini dilaksanakan selama 10 hari, dengan melibatkan sinergi BMKG, KLHK, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan TNI Angkatan Udara.
“Kami berharap pelaksanaan OMC ini berjalan lancar, aman, dan efektif dalam mengurangi titik panas serta menekan risiko kebakaran hutan dan lahan,” tutup Edison. Ary











