BerandaBerita NasionalBorneo ZoneLintas KalselPeristiwa

Kendalikan Banjir, BNPB Operasikan Modifikasi Cuaca di Kalsel

288
×

Kendalikan Banjir, BNPB Operasikan Modifikasi Cuaca di Kalsel

Sebarkan artikel ini

Foto/RSB : Sekolah terendam banjir di Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar


Jejakborneonews.com, Banjarbaru – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bergerak cepat melakukan langkah antisipasi bencana banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel). Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dijadwalkan mulai dilaksanakan paling lambat malam ini, Jumat (9/1/2026), guna menekan intensitas hujan di wilayah tersebut.

Langkah ini diambil menyusul kondisi cuaca ekstrem yang masih mengancam sejumlah wilayah di Kalsel.

Koordinasi Lintas Lembaga

Deputi Strategi dan Sistem BNPB, Dr. Raditya Jati, mengungkapkan bahwa persiapan teknis untuk mengendalikan hujan ini telah dimatangkan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Untuk teknis OMC sudah dikoordinasikan BNPB dan BMKG. Kelanjutan dari proses tersebut akan dikendalikan oleh Unit Teknis di Direktorat Dukungan Sumber Daya Darurat (DSDD) BNPB dalam Kedeputian Penanganan Darurat,” jelas Dr. Raditya Jati kepada  jejakborneonews.com, Jumat (9/1/2026).

Target Operasi: Mulai Sore atau Malam Ini

Pihak Direktorat DSDD BNPB menyatakan bahwa saat ini tim di lapangan tengah bekerja ekstra keras untuk mempersiapkan segala kebutuhan teknis sebelum pesawat penyemai awan lepas landas.

Direktur DSDD BNPB Agus Riyanto  membenarkan bahwa pihaknya sedang mengejar target agar operasi ini bisa segera dilakukan untuk melindungi warga Kalsel dari potensi luapan air yang lebih besar.

“Hari ini operasi, paling cepat sore ini, atau selambatnya malam ini operasi dimulai,” tegas Agus.

Menunggu Kedatangan Bahan Semai

Meski target sudah ditentukan, pelaksanaan OMC sangat bergantung pada logistik utama. Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan dilaporkan masih menunggu kedatangan bahan semai (garam khusus) yang akan ditaburkan ke awan-awan potensial hujan.

“Petugas masih menunggu bahan semai sampai saat ini,” tambahnya.

Operasi Modifikasi Cuaca ini diharapkan dapat memecah awan hujan sebelum masuk ke wilayah daratan Kalimantan Selatan, sehingga curah hujan yang jatuh di pemukiman warga dapat berkurang secara signifikan dan tinggi muka air sungai tetap terkendali. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *