BerandaBorneo ZonePeristiwa

Pasar Kasongan Membara! 14 Bangunan dan Sekolah Al Badar Ludes

235
×

Pasar Kasongan Membara! 14 Bangunan dan Sekolah Al Badar Ludes

Sebarkan artikel ini

Foto: Humres Katingan

KATINGAN – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Pasar Kasongan, tepatnya di ruas Jl. Kampung Baru dan Jl. Bungai, Kelurahan Kasongan Lama, Minggu (25/1/2026) menjelang tengah malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB ini sontak membuat warga panik berhamburan menyelamatkan diri.
Kondisi di lapangan sempat mencekam saat si jago merah merambat cepat dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, bahkan turun langsung ke titik api untuk memimpin proses pengamanan.
Prioritas Keselamatan Jiwa
Melihat api yang terus membesar, Kapolres AKBP Dodik Hartono memastikan jajarannya bergerak cepat untuk mensterilkan area. Fokus utama kepolisian adalah mengosongkan jalur agar armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dan relawan bisa masuk tanpa hambatan.
“Kami turun langsung untuk memastikan area steril agar tidak membahayakan warga. Prioritas utama saat ini adalah keselamatan jiwa,” tegas AKBP Dodik di tengah hiruk-pikuk pemadaman.
Beliau juga mengimbau warga agar tidak berkerumun terlalu dekat dengan lokasi kebakaran demi kelancaran evakuasi dan kerja tim relawan.
Sekolah Al Badar Turut Jadi Korban
Dampak dari kebakaran ini tergolong cukup parah. Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lokasi, total ada 14 unit bangunan yang hangus terbakar, meliputi:
* 11 unit rumah warga.
* 2 unit ruko.
* 1 unit barak (berisi 6 pintu).
* Kompleks Sekolah: Gedung Madrasah, MTs, dan MA Al Badar.
Kehilangan gedung sekolah menjadi pukulan berat, mengingat fasilitas tersebut merupakan pusat pendidikan agama bagi warga setempat.
Penyebab Masih Misteri
Hingga api berhasil dijinakkan, belum diketahui secara pasti dari mana sumber api berasal. AKBP Dodik menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan.
“Terkait penyebab kebakaran, kami tidak akan berspekulasi. Tim Identifikasi (Inafis) Polres akan segera melakukan olah TKP mendalam untuk mengungkap penyebab pastinya,” tambahnya.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi guna memudahkan tim Inafis melakukan penyelidikan lebih lanjut. Total kerugian ditaksir mencapai angka miliaran rupiah, mengingat banyaknya bangunan permanen dan barang berharga yang tidak sempat diselamatkan. Ary/###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *