Jejakborneonews.com, KOTABARU – sebuah kapal motor bernama KM Blue Ray mengalami insiden kebakaran di perairan Tanjung Pemancingan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan Senin (17/11/2025) malam sekitar pukul 20.30 wita.
Info dihimpun KM Blue Ray saat kejadian sedang lego jangkar dan melakukan aktivitas loading batubara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, kebakaran yang terjadi di ruang mesin ini dilaporkan PT IDT, selaku agen kapal kepada Satpolair Kotabaru dan KSOP Batulicin.
Kemudian diteruskan ke Pos SAR Kotabaru dan dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin pada pukul 21.55 wita.
Dari laporan awal disampaikan terdapat 21 orang Anak Buah Kapal (ABK) di kapal tersebut. Pelaksanaan Operasi SAR, Tim Rescue Pos SAR Kotabaru pun sempat dikerahkan, dengan RIB 02 lengkap dengan peralatan evakuasi menuju lokasi kejadian.Setibanya di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak agen kapal, nahkoda, pemilik kapal, dipastikan kondisi seluruh ABK dalam keadaan sehat dan aman.
“Seluruhnya berhasil selamat tanpa adanya korban meninggal dunia maupun hilang,” ungkapnya melalui melalui rilis tertulis, Rabu (19/11/2025).Adapun bagian kapal yang terbakar juga telah dalam kondisi terkendali, sehingga ABK tetap standby di atas kapal sambil menunggu langkah lanjutan dari pihak agen.
Ditambahkan Sudayana, melihat kondisi yang sudah aman dan terkendali, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.Dari sejumlah pihak yang terlibat dalam operasi SAR kali ini, ia juga menyampaikan apresiasi karena sigap dan merespons cepat adanya insiden.
Adapun sejumlah unsur SAR Terlibat di antaranya Tim Rescue Pos SAR Kotabaru, Satpolair Kotabaru, Lanal Kotabaru, KSOP Kotabaru, KSOP Batulicin, BPBD Kotabaru, ERT Jhonlin.
Pihaknya juga menegaskan, Basarnas akan terus memastikan kesiapsiagaan penuh dalam setiap kejadian yang mengancam keselamatan jiwa, khususnya di wilayah perairan Kalimantan Selatan. Ary











