Foto : Kontingen Kalsel saat Pawai Pekan Budaya Melayu Serumpun di Pekanbaru Riau
Jejakborneonews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengikuti Pekan Budaya Melayu Serumpun di Pekanbaru, Provinsi Riau pada Minggu (10/8/2025)
Pada saat pawai pembukaan Pekan Budaya Melayu, kontingen Kalsel dihiasi dengan memegang bendera berlogo Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan. Kontingen Kalsel berbaris dengan berpakaian adat Banjar berwarna kuning.
Keikutsertaan Kalsel dalam Pekan Budaya Melayu ini berkolaborasi dengan Bidang Kebudayaan Disdikbud Provinsi Kalsel, UPTD Taman Budaya Kalsel dan Badan Penghubung (Banhub) Kalsel serta Himpunan Ahli Tata Rias Pengantin (HARPI Melati) Kalsel.
Sementara, untuk Pameran Pekan Budaya Melayu Serumpun digelar selama 5 (lima) hari yang dimulai sejak 7 – 11 Agustus 2025 diikuti oleh Rumah Kreatif Banjarmasin. Sedangkan kegiatan Simposium Budaya Melayu diikuti oleh Dewan Kesenian Kalimantan Selatan.
Kontingen Kalsel sebanyak 29 terdiri dari bidang kebudayaan, taman budaya, seniman madihin, perwakilan Prodi Seni Pertunjukan ULM, HARPI (Himpunan Ahli Rias Pengantin) Melati, Geopark Meratus, Badan Penghubung Jakarta, dan 12 orang pelajar keturunan Banjar di Pekanbaru.
Pada Pekan Budaya Melayu ini, Provinsi Kalimantan Selatan menampilkan Tari Japin Sigam dan kesenian Madihin.
Kegiatan ini merupakan jejaring kebudayaan antarnegara dan antardaerah yang memiliki akar Melayu, dari Sumatera hingga Kalimantan, bahkan dari Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, serta komunitas Melayu di Thailand dan Filipina.
Pembukaan Pekan Budaya Melayu juga dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon; Sekjen DPD RI Muhammad Iqbal, Ketua I TP PKK Riau Hj. Adrias Hariyanto, Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, Staf Khusus Menteri Rachmanda Primayuda, para kepala daerah, tokoh adat, hingga komunitas seni setempat. (*)











