BerandaBerita NasionalBorneo ZoneLintas KalselPeristiwa

Kalsel Berpotensi Tanpa Hujan Lebat, BPBD Siaga Karhutla

664
×

Kalsel Berpotensi Tanpa Hujan Lebat, BPBD Siaga Karhutla

Sebarkan artikel ini

Foto :  Karhutla di Kalimantan Selatan

Jejakborneonews.com, Banjarbaru – BMKG memprediksi wilayah Kalimantan Selatan dalam 10 hari terakhir Bulan Agustus 2025 berpotensi tak ada hujan lebat.

Berdasar surat peringatan dini BMKG kepada Gubernur Kalsel, Prakiraan Cuaca Tanggal 21 – 31 Agustus 2025 tidak terdapat potensi hujan lebat di wilayah Kalimantan Selatan.

Sementara untuk Update prakiraan Musim, BMKG menyebut “Secara umum wilayah Kalimantan Selatan bagian Barat khususnya wilayah Kota Banjarbaru, Banjarmasin, Kab. Balangan, Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, sebagian kecil Tanah Laut bagian Barat, dan Tapin sudah mengalami musim Kemarau.

Sedangkan bagian Timur masih berpotensi mengalami peralihan ke Musim Kemarau, yang diprediksi Awal Musim Kemaraunya akan masuk sekitar pertengahan Agustus 2025” demikian tulis BMKG sebagaimana diterima Redaksi Jejakborneonews.com di Banjarbaru, Jumat (22/8/2025).

Kabid Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi saat dikonfirmasi mengatakan, Gubernur Kalsel telah membentuk Satgas Karhutla darat yang akan siap siaga 24 jam.  Satgas Karhutla terdiri dari jajaran tenaga Kebencanaan BPBD Kalsel, TNI, Polisi, SKPD lingkup Pemprov Kalsel, relawan dan masyarakat .

“BPBD Kalsel telah mendirikan 6 posko penanganan Karhutla di berbagai titik rawan Karhutla khususnya sekitar kawasan Bandara Syamsuddin Noor,” kata Bambang.

Sesuai arahan Gubernur Kalsel, BPBD meningkatkan kesiapsiagaan karena musim kemarau di Kalsel belum berakhir. “Bencana Karhutla masih menjadi fokus BPBD Kalsel saat ini, sesuai perkiraan BMKG, musim kemarau bakal berlangsung hingga September 2025,” kata Bambang.

Selain itu, pemantauan berbasis data BMKG menjadi acuan dalam mengawasi potensi karhutla. Hal ini membantu tim di lapangan agar bisa bergerak lebih cepat ke lokasi rawan Karhutla.
Berdasar data Pusdalops BPBD Kalsel yang terbaru, Luas Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan pada tahun 2025 tercatat 358 hektar. Sementara total kejadian Karhutla yang tercatat BPBD Kalsel sebanyak 164 kali dengan jumlah titik api sebanyak 2 ribu lebih.

Data tersebut hasil akumulasi Karhutla sepanjang 2025 mulai 1 Januari hingga 20 Agustus. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *