Jejakborneonews.com, Sigli – Kabar tegas datang dari pergunungan Geumpang, Kabupaten Pidie. Demi menyelamatkan alam Aceh dari kerusakan, tim gabungan dari Polres Pidie, Polda Aceh, hingga Kodim 0102/Pidie melakukan aksi “bersih-bersih” tambang emas ilegal alias PETI pada Senin (9/2/2026).
Perjuangan Menembus Medan Berat
Bukan urusan gampang buat sampai ke lokasi tambang di KM 17 dan KM 18 Alue Kamara, Gampong Pulo Loih ini. Bayangkan saja, petugas harus menempuh perjalanan 25 kilometer pakai kendaraan, lalu lanjut jalan kaki sejauh 8 kilometer membelah hutan dengan medan yang bikin napas ngos-ngosan.
Pemain Tambang Kabur, Alat Ayakan Dibakar
Sayangnya, pas petugas sampai di lokasi, suasana sudah sepi bak kota mati. Jambo atau tempat istirahat para pekerja sudah kosong melompong. Sepertinya kedatangan petugas sudah bocor duluan.
Meski pelakunya “hilang ditelan bumi”, polisi nggak mau pulang dengan tangan hampa. Di lokasi, petugas menemukan:
* 3 drum berisi solar & 4 drum kosong.
* Alat ayakan emas yang langsung dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar biar nggak bisa dipakai lagi.
Belajar dari Bencana Banjir
Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, menegaskan kalau aksi ini bukan cuma soal tangkap-menangkap, tapi soal nyawa dan alam. Beliau mengingatkan kalau Aceh sudah sering kena musibah banjir dahsyat akibat alamnya yang dirusak.
“Kami minta masyarakat setop menambang tanpa izin. Selain melanggar hukum, dampaknya nyata: banjir dahsyat di bumi Aceh. Kita harus lindungi alam buat anak cucu kita,” tegas AKBP Jaka pada Selasa (10/2).
Pasang Spanduk Peringatan
Biar warga makin paham, polisi juga memasang spanduk imbauan di titik-titik rawan. Intinya, polisi nggak akan bosan-bosan melakukan pengawasan bareng TNI supaya Geumpang tetap hijau dan nggak rusak gara-gara keserakahan oknum.
Pesan buat kita semua: Cari rezeki itu penting, tapi kalau caranya merusak alam sampai bikin banjir, yang rugi kita semua. Mari kita jaga hutan Aceh biar tetap asri!
Jalan Kaki 8 KM, Tim Gabungan ‘Obrak-Abrik’Tambang Emas Ilegal di Geumpang











