BerandaBerita NasionalPeristiwa

Isak Tangis Warnai Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

322
×

Isak Tangis Warnai Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, KARANGANYAR – Langit di Bukit Mongkrang Gunung Lawu di Tawang Mangu Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, terasa lebih kelabu pada hari terakhir operasi pencarian Yasid Ahmad Firdaus (26). Setelah hampir dua minggu dikerahkan secara maksimal, operasi SAR terhadap pendaki asal Desa Gawanan Kecamatan Colomadu Karang Anyar tersebut resmi ditutup pada Sabtu (31/1/2026). Kenyataan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan tim relawan.
Meski seluruh sudut bukit telah disisir, Yasid yang dilaporkan hilang sejak Hari Minggu 18 Januari 2026 lalu masih belum ditemukan.
Pertahanan Air Mata yang Runtuh
Suasana di posko pencarian pecah seketika saat pengumuman penutupan operasi dilakukan. Isak tangis dari pihak keluarga tak terbendung lagi saat mereka harus menerima kenyataan pahit bahwa pencarian fisik di lapangan harus dihentikan.
Bukan hanya keluarga, para personel Tim SAR gabungan yang telah berjuang menantang cuaca dan medan selama belasan hari pun tak kuasa menahan air mata. Kedekatan emosional selama proses pencarian membuat momen perpisahan ini terasa begitu menyesakkan.
Pencarian Totalitas Selama 13 Hari
Sesuai prosedur, tim sebenarnya telah melakukan pencarian standar selama 7 hari. Namun, demi rasa kemanusiaan, operasi diperpanjang lagi selama 6 hari. Total 13 hari tim gabungan menyisir jalur pendakian hingga ke area-area yang sulit dijangkau, namun tanda-tanda keberadaan Yasid tetap nihil.
“Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh relawan yang sudah mempertaruhkan nyawa mencari Yasid,” ungkap perwakilan keluarga dengan suara bergetar.
Dinyatakan Ditutup dengan Berat Hati
Berdasarkan hasil evaluasi dan berbagai pertimbangan teknis di lapangan, tim memutuskan operasi SAR ini resmi diakhiri. Meski pencarian besar-besaran ditutup, pihak terkait tetap akan memantau jika sewaktu-waktu ditemukan tanda atau petunjuk baru di masa mendatang.
Kisah hilangnya Yasid menjadi pengingat bagi setiap pendaki untuk selalu ekstra waspada dan tidak meremehkan medan pendakian manapun.
Doa untuk Yasid: Mari kita kirimkan doa untuk Yasid dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Duka ini adalah duka kita bersama para pecinta alam. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *