BerandaBerita NasionalBorneo ZoneLintas KalselPeristiwa

BNPB Kirim 4 Helikopter Untuk Penanganan Karhutla Kalsel

369
×

BNPB Kirim 4 Helikopter Untuk Penanganan Karhutla Kalsel

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Banjarbaru: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dipastikan mengirimkan 4 helikopter guna penanganan Karhutla di Kaalimantan Selatan. Plt Kepala BPBD Kalsel Yanuar Noor Rifai mengatakan sebanyak Dua unit helikopter patroli telah  siap di Lanud Syamsuddin Noor.  “Sementara dua helikopter water boombing menyusul, hari ini atau besok Sabtu,” kata Rifai Jumat (15/8/2025) di Banjarbaru.

Gusti Yanuar Noor Rifai, mengatakan, sebanyak 2 helikopter patroli ini bisa dioperasionalkan 3,5 jam dalam sehari untuk memantau kondisi kawasan hutan dan lahan yang terbakar. “Sedangkan heli water bombing mempunyai daya jelajah 4 jam terbang dengan 4 ribu liter sekali boombing ,” katanya.

Rifai, menambahkan setelah semua unit heli tiba di Kalsel, maka akan dilakukan lagi verifikasi yang bertujuan untuk memastikan kelayakan terbang.

BPBD Kalsel, juga mengapresiasi atas respons cepat dari BNPB dengan mengirimkan bantuan yang telah diusulkan pemprov Kalsel ini.

“Kami sangat mengapresiasi BNPB yang sangat responsif menanggapi usulan bantuan heli dari Gubernur  Kalsel,” katanya.

Dengan hadirnya heli patroli dan water boombing nanti, maka diharapkan penanganan dini karhutla dapat cepat dilakukan. “Jika terpantau ada asap, atau titik api yang kecil, maka langsung bisa dilakukan pemadaman sebelum meluas,” ujar Rifai.

Ia menambahkan, sesuai pesan Gubernur, kepala daerah diminta melaporkan data Karhutla, agar data-data lahan yang terbakar seragam. “Pak Gubernur juga meminta kepada pemerintah kabupaten kota  se Kalsel agar laporan data karhutla itu seragam. Tidak ada yang berbeda dengan provinsi,” katanya.

Sementara itu, Kasubdit Pemulihan Prasarana Vital Direktorat, Hubungan Infrasturtur Darutat BPNB, Tono Sumarsono, menuturkan bahwa jumlah helikopter yang dikirimkan berbeda dengan jumlah yang diusulkan. Karena kejadian kathutla di Kalsel masih terbilang aman atau terkendali.

“Saat ini kondisi di Kalsel masih landai, maka sementara kami kirimkan dua heli patroli dan dua water bombing,” ujar Tono.

Untuk operasional heli ini, tetap diserahkan ke BPBD Kalsel dengan petunjuk dan arahan dari BNPB sendiri. Meski banyak titik api yang sudah tertangani, namun kehadiran helikopter patroli ini dianggap tetap sangat penting dalam pamantauan. Ary 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *