BerandaBorneo ZoneLintas KalselPeristiwa

Banjir Rob Ancam Pesisir Kalsel

318
×

Banjir Rob Ancam Pesisir Kalsel

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Banjarbaru  – Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Kalimantan Selatan (Kalsel), nampaknya harus memberikan perhatian ekstra terhadap kondisi laut dalam sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis peringatan dini terkait ancaman banjir pesisir atau rob yang diprediksi melanda hingga 9 Januari 2026.
“Tarikan” Bulan Purnama di Awal Tahun
Fenomena alam ini bukan tanpa alasan. Prakirawan BMKG, Rianita Sekar, mengungkapkan bahwa fase Bulan Purnama yang terjadi pada 3 Januari lalu menjadi pemicu utama. Gravitasi bulan saat fase ini menarik permukaan air laut hingga mencapai titik pasang maksimumnya.
“Berdasarkan pantauan data water level, ada potensi nyata banjir rob. Kami mengimbau warga pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam puncak pasang,” jelas Rianita, Selasa (6/1/2026).
Dua Wilayah “Merah” yang Perlu Diwaspadai
BMKG memetakan dua area utama yang akan merasakan dampak paling signifikan:
* Perairan Kotabaru & Sekitarnya
* Waktu Puncak: Pukul 16.00 – 22.00 WITA.
* Ketinggian Air: Bisa mencapai 2,9 meter.
* Cakupan: Kotabaru, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu.
* Muara Sungai Barito
* Waktu Puncak: Pukul 18.00 – 01.00 WITA (Malam hari).
* Ketinggian Air: Mencapai 2,8 meter.
* Cakupan: Wilayah pesisir sepanjang aliran Sungai Barito.
Dampak Nyata bagi Warga
Banjir rob ini bukan sekadar genangan air biasa. BMKG memperingatkan bahwa aktivitas ekonomi dan transportasi bisa lumpuh sejenak. Kegiatan bongkar muat di pelabuhan terancam terhambat, pemukiman warga berisiko tergenang, hingga potensi kerugian pada sektor perikanan darat (tambak).
Panduan Menghadapi Banjir Rob:
Untuk meminimalisir kerugian, berikut langkah antisipasi yang bisa Anda lakukan:
* Amankan Aset: Pindahkan barang elektronik dan kendaraan ke tempat yang lebih tinggi sebelum jam puncak pasang.
* Atur Jadwal: Bagi nelayan dan pelaku usaha pelabuhan, sesuaikan jadwal aktivitas dengan jam pasang surut.
* Pantau Informasi: Jangan menelan informasi mentah-mentah; pastikan selalu merujuk pada kanal resmi BMKG.
Tetap waspada, tetap tenang. Alam sedang menunjukkan siklusnya, tugas kita adalah bersiap. Ary/MC Kalsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *