BerandaBerita NasionalBorneo ZoneHukumPeristiwa

Alfamart Palangka Raya Disatroni Perampok, Celurit Ketinggalan

688
×

Alfamart Palangka Raya Disatroni Perampok, Celurit Ketinggalan

Sebarkan artikel ini

Foto/Polresta Palangka Raya

Jejakborneonews.com, PALANGKA RAYA – Warga di sekitaran Jalan Garuda, Jekan Raya, Palangka Raya Kalteng mendadak heboh. Pasalnya, salah satu gerai Alfamart di sana baru saja jadi sasaran aksi perampokan alias pencurian dengan kekerasan (curas) pada Rabu (25/2/2026) malam.
Kejadiannya pas banget di jam-jam rawan, sekitar pukul 23.03 WIB. Saat itu, para karyawan toko sudah bersiap-siap mau tutup dan beristirahat. Bukannya pulang dengan tenang, mereka malah harus berhadapan dengan tamu tak diundang yang bawa “oleh-oleh” senjata tajam.
Modus Ancam Karyawan Pakai Celurit
Dua orang pelaku tiba-tiba nyelonong masuk ke dalam gerai. Nggak pakai basa-basi, mereka langsung menodongkan senjata tajam dan sepotong kayu ke arah karyawan yang sedang bertugas.
Karena merasa nyawa terancam, karyawan nggak bisa berkutik saat para pelaku menguras isi laci kasir. Nggak cuma uang, rokok di rak pun ikut diembat habis.
Polisi Gercep, Celurit Pelaku Ketinggalan
Mendapat laporan ada aksi kriminal, tim gabungan dari Polresta Palangka Raya langsung tancap gas ke lokasi. Dipimpin oleh Ipda Rakhmad Razib dan Iptu Helmi Hamdani, petugas langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) hingga mengamankan rekaman CCTV.
Menariknya, polisi menemukan satu buah celurit yang diduga kuat milik pelaku. Sepertinya, karena panik atau terburu-buru, senjata tajam tersebut tertinggal di lokasi kejadian.
> “Kami langsung respon cepat, amankan CCTV, dan minta keterangan saksi-saksi di lapangan,” ujar Ipda Rakhmad Razib mewakili Kapolresta Palangka Raya.
>
Kerugian Tembus Rp11 Juta
Akibat aksi nekat kedua pelaku ini, pihak Alfamart Garuda harus menelan kerugian yang lumayan besar. Kalau dihitung-hitung, totalnya mencapai Rp11 juta, dengan rincian:
* Uang Tunai: Kurang lebih Rp9.000.000 (hasil penjualan).
* Rokok: Senilai sekitar Rp2.000.000.
Saat ini, Satreskrim Polresta Palangka Raya masih bekerja keras memburu kedua pelaku. Rekaman CCTV dan barang bukti celurit jadi modal penting buat polisi melacak keberadaan mereka.
Buat warga Palangka Raya, terutama yang punya usaha atau kerja shift malam, tetap waspada ya! Jangan lupa kunci pintu rapat-rapat kalau jam operasional sudah lewat. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *