BerandaBerita NasionalHumanioraLintas KalselPeristiwaPolitik

Aceh ‘Lumpuh’ Akibat Bencana, Warga Kibarkan Bendera Putih Minta Bantuan Internasional

306
×

Aceh ‘Lumpuh’ Akibat Bencana, Warga Kibarkan Bendera Putih Minta Bantuan Internasional

Sebarkan artikel ini

Foto/BBC News Indonesia

BANDA ACEH – Gelombang pengibaran bendera putih meluas di sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir. Aksi ini mencapai puncaknya pada demonstrasi di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (18/12), di mana warga mengirimkan “sinyal darurat” kepada dunia internasional akibat lambannya penanganan bencana oleh pemerintah pusat.

Hampir tiga pekan pascabencana banjir dan tanah longsor melanda, kondisi di berbagai daerah di Aceh dilaporkan masih kritis. Akses transportasi yang terputus total membuat banyak wilayah terisolasi, memicu krisis kebutuhan dasar yang semakin mengkhawatirkan.

Sinyal SOS dan Kekecewaan pada Pemerintah

Para demonstran menegaskan bahwa bendera putih yang mereka kibarkan bukanlah simbol menyerah, melainkan tanda bahaya (SOS). Husnul Khawatinnissa, salah satu peserta aksi, menyatakan bahwa langkah ini diambil karena kondisi di lapangan sudah sangat buruk.

“Pengibaran bendera putih ini bukan berarti Aceh mengalah atau menyerah, tetapi ini adalah tanda SOS, untuk menarik perhatian teman-teman yang ada di luar bahwa kondisi di Aceh hari ini begitu buruk,” ujar Husnul sebagaimana dilansir BBC News Indonesia.

Warga mengeluhkan distribusi bantuan yang tidak merata serta menipisnya stok obat-obatan dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dalam aksi tersebut, massa juga membentangkan spanduk mendesak pemerintah agar segera menetapkan status Darurat Bencana Nasional.

Kritik Sosial dan Solidaritas Global

Selain sebagai permintaan bantuan, pengibaran bendera putih ini dimaknai sebagai bentuk perlawanan dan kritik sosial atas ketidaksigapan pemerintah. Azharul Husna, warga lainnya, menyebut aksi ini sebagai ekspresi kolektif masyarakat Aceh.

Menariknya, Azharul menganalogikan fenomena ini dengan tren “bendera bajak laut” dalam anime One Piece yang sempat marak di Indonesia sejak pertengahan 2025 sebagai simbol perlawanan.

“Pengibaran bendera putih ini bentuk panggilan solidaritas internasional. Ini adalah bahasa yang dikenal oleh seluruh dunia,” tegas Azharul.

Fakta Kondisi Terkini di Aceh:

• Akses Transportasi: Masih terputus di berbagai titik selama hampir 3 minggu.

• Logistik: Pasokan kebutuhan dasar tidak merata di pengungsian.

• Kesehatan & Energi: Stok obat-obatan dan BBM di daerah terdampak mulai langka.

• Tuntutan Utama: Mendesak penetapan status Darurat Bencana Nasional.

Sampai berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu respon konkret dari pemerintah pusat terkait percepatan perbaikan infrastruktur dan normalisasi distribusi bantuan ke wilayah-wilayah terisolasi. ###
Berita diolah  dari : BBC News Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *