BerandaBerita NasionalBorneo ZoneLintas KalselPeristiwa

Kebakaran Tambang Batubara Satui Dilaporkan Ke Pusat

432
×

Kebakaran Tambang Batubara Satui Dilaporkan Ke Pusat

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Tanah Bumbu  – Warga Kecamatan Satui, Tanah Bumbu, Kalsel belakangan ini dibuat resah dengan munculnya asap hitam akibat kebakaran tambang batubara di area tak jauh dari jalan nasional  KM 171. Kabar terbaru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) nggak tinggal diam dan langsung bergerak cepat mengirim surat “cinta” ke Jakarta.
Kenapa harus ke Jakarta? Ternyata urusan batubara ini ada aturannya, Bosku!
Bukan Tak Mau Bergerak, Tapi Terbentur Aturan
Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel, Nasrullah, blak-blakan soal kondisi di lapangan. Ia menjelaskan kalau urusan batubara sekarang semuanya sudah ditarik ke pusat sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020.
“Perlu kami sampaikan, secara regulasi, Dinas ESDM Provinsi Kalsel sebenarnya nggak punya kewenangan langsung buat menangani komoditas batubara. Itu ranahnya pemerintah pusat,” terang Nasrullah di Banjarbaru, Selasa (24/2/2026).
Lahan yang terbakar itu sendiri kabarnya masuk dalam wilayah konsesi PT Arutmin Indonesia, namun diduga kuat ada aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) alias tambang ilegal di sana yang memicu kebakaran.
Meski secara kertas nggak punya kuasa, Pemprov Kalsel ogah tutup mata melihat warganya sesak napas gara-gara asap hitam. Sebagai bentuk tanggung jawab moral, mereka langsung menyurati para “petinggi” di pusat.
Surat resmi sudah dikirimkan ke:
* Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum)
* Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba)
* Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba
Tujuannya cuma satu: Biar orang pusat segera turun tangan memadamkan api dan menertibkan  aktivitas tambang ilegal  di KM 171  Satui tersebut.
Harapan Warga: Asap Hilang, Napas Lega
Nasrullah berharap dengan adanya laporan resmi ini, segera ditindak lanjuti pemerintah pusat.
“Kami berharap pusat segera ambil langkah nyata dalam rangka menyelesaikan persoalan kebakaran tersebut ,” tambahnya lagi.
Intinya, Pemprov Kalsel mengklaim berkomitmen bakal terus mengawal masalah ini sampai tuntas. Pokoknya, keselamatan warga dan lingkungan di Satui tetap jadi prioritas utama! Ary/MC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *