BerandaBorneo ZoneLintas KalselPeristiwa

60 Persen Guru di Kalsel Belum Tersertifikasi

226
×

60 Persen Guru di Kalsel Belum Tersertifikasi

Sebarkan artikel ini

Foto : Rakor Pendidikan Kalsel Tahun 2025

Jejakborneonews.com, Banjarmasin – Sebanyak 60 persen guru yang ada di Kalimantan Selatan belum tersertifikasi. Hal ini menjadi atensi khusus dalam Rakor Pendidikan Se Kalsel beberapa waktu lalu.

Kadisdikbud Kalsel Galuh Tantri Narindra mengatakan peningkatan kesejahteraan dan sertifikasi guru merupakan program strategis Pemerintah Provinsi sesuai arahan Gubernur Kalsel. “Saat ini 60 persen guru belum tersertifikasi, baik ASN maupun non ASN,” kata Galuh.

Ditargetkan program sertifikasi guru dapat dituntaskan secara bertahap hingga berakhirnya jabatan kepala daerah. “ Untuk biaya sertifikasi guru akan ditanggung semuanya oleh Kemendikdasmen,” tambah Galuh.

Sertifikasi guru merupakan salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan guru karena bagi guru yang sudah tersertifikasi akan mendapatkan tambahan tunjangan profesi. “Dengan kesejahteraan meningkat diharapkan guru lebih berdedikasi dalam melaksanakan tugasnya,” kata Galuh.

Pada 2026, Gubernur Kalsel juga telah menginstruksikan agar tunjangan guru ditingkatkan. “Termasuk tunjangan guru yang bertugas di daerah terpencil  diusulkan ditambah tunjangannya,” kata Galuh.

Namun untuk kenaikan tunjangan guru masih harus menunggu  persetujuan Kemendagri. “Mudahan nanti usul kenaikan tunjangan daerah bagi guru yang sudah kita sampaikan akan mendapatkan persetujuan dari Kemendagri,” pungkas Galuh.
Untuk diketahui jumlah tenaga guru khususnya SMA/SMK serta SLB di Kalimantan Selatan pada saat ini sekitar 8630 orang. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *