BerandaBorneo ZoneHukumHumanioraLintas KalselPeristiwa

Teror Bom Molotov di Pasar Lama Banjarmasin, Polisi Ungkap Motif

392
×

Teror Bom Molotov di Pasar Lama Banjarmasin, Polisi Ungkap Motif

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Banjarmasin – Warga Banjarmasin sempat dibuat was-was setelah video rekaman CCTV aksi pelemparan bom molotov viral di media sosial. Kejadiannya terekam jelas pada Senin (23/2/2026) dini hari, sekitar pukul 03.09 Wita, di kawasan Kelurahan Pasar Lama, Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan
Tapi tenang dulu, bubuhan Banjar! Polisi gerak cepat menangani kasus ini dan membawa kabar yang bikin suasana lebih adem.
Bukan Teror, Tapi Masalah Pribadi
Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, membeberkan kalau aksi nekat pria dalam video tersebut bukan karena jaringan teror, melainkan masalah pribadi yang belum tuntas.
“Intinya masalah pribadi, karena pelaku dan korban dulunya suami istri,” ungkap Kompol Eru dikutip dari laman BanjarmasinPost.
Jadi, bisa dibilang ini adalah buntut dari urusan rumah tangga yang berakhir panas (secara harfiah). Polisi pun meminta warga jangan panik berlebihan, karena sasaran pelakunya memang spesifik ke individu tertentu, bukan untuk mengacaukan keamanan kota.
Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Meski pelakunya sempat kabur, tim Satreskrim Polresta Banjarmasin tidak tinggal diam. Saat ini identitas pria tersebut sudah ada di tangan petugas. Tinggal tunggu waktu saja sampai pelaku diminta mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Ada Kejadian Serupa di Cemara Raya?
Menariknya, sehari sebelumnya (Minggu, 22/2/2026), aksi serupa juga terjadi di Jalan Cemara Raya Ujung, Kompleks Herlina Kelapa Indah 2, Banjarmasin Utara.
Lalu, apakah pelakunya orang yang sama?
Sampai sekarang, pihak kepolisian masih mendalami hal tersebut. Kompol Eru mengaku belum bisa memastikan apakah dua kejadian ini saling berkaitan atau cuma kebetulan saja waktunya berdekatan.
Pesan buat kita semua: Yuk, tetap waspada tapi jangan mudah terpancing isu yang nggak jelas di medsos. Kalau ada apa-apa, serahkan langsung ke pihak yang berwajib. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *