Jejakborneonews.com, BANJARBARU – Kalimantan Selatan hari ini mencatatkan sejarah penting. Gubernur Kalsel, H. Muhidin, secara resmi menyambut kedatangan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam kunjungan sang Presiden ke Bumi Lambung Mangkurat, Senin (12/1/2026).
Momen istimewa ini bukan sekadar kunjungan biasa. Kalimantan Selatan dipilih menjadi pusat peresmian 166 Sekolah Rakyat secara serentak di 34 provinsi se-Indonesia.
Sambutan Hangat di Syamsudin Noor
Pesawat kepresidenan mendarat mulus di Bandara Internasional Syamsudin Noor tepat pukul 10.53 WITA. Gubernur Muhidin tampak didampingi jajaran pimpinan daerah, mulai dari Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan hingga Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.
Suasana akrab dan penuh hormat mewarnai penyambutan pemimpin tertinggi Indonesia tersebut sebelum bertolak menuju lokasi utama acara.
Meriah! Ribuan Pelajar Sambut Presiden di SRT 9
Kemeriahan memuncak saat rombongan Presiden tiba di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru. Warga yang sudah menunggu di luar area tampak antusias melambaikan tangan. Di dalam kawasan sekolah, barisan rapi para pelajar Sekolah Rakyat menyambut Presiden dengan sorak sorai ceria yang menggetarkan lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS).
Kebanggaan Luar Biasa Bagi Kalsel
Gubernur H. Muhidin tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, kepercayaan pemerintah pusat menjadikan Kalsel sebagai titik pusat peresmian nasional adalah sebuah kehormatan besar.
“Kami berharap kunjungan Presiden ini menjadi momen kebanggaan bagi kita semua. Kehadiran Presiden menunjukkan perhatian dan kepercayaan terhadap daerah ini. Tentu hal ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kita semua,” ungkap H. Muhidin dengan penuh semangat.
Investasi Masa Depan melalui Sekolah Rakyat
Pembangunan 166 Sekolah Rakyat ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat untuk memeratakan kualitas pendidikan hingga ke tingkat daerah. Fokus utamanya adalah mencetak SDM unggul yang siap menghadapi tantangan zaman.
Dengan dipusatkannya kegiatan ini di Banjarbaru, Kalimantan Selatan membuktikan kesiapannya sebagai salah satu pilar pendidikan di Indonesia, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah di bawah kepemimpinan H. Muhidin.
Foto: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Negara











