BerandaBorneo ZoneHumanioraPeristiwa

Remaja Hilang Di Jango, Tim SAR Sisir Hutan Hingga Perbatasan Kalteng – Kalsel

243
×

Remaja Hilang Di Jango, Tim SAR Sisir Hutan Hingga Perbatasan Kalteng – Kalsel

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, BARITO TIMUR – Upaya pencarian terhadap Hani Sapitri (20), seorang remaja perempuan yang dilaporkan hilang misterius di dalam hutan Desa Jango, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, masih terus berlangsung hingga Minggu (1/2/2026).
Tim SAR Gabungan kini harus berjibaku dengan medan yang sulit demi menemukan keberadaan gadis yang akrab disapa Ipit tersebut.
Penyisiran Medan Berat hingga Gunakan Drone
Hingga hari kelima pencarian, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Petugas kini memperluas area penyisiran hingga masuk ke wilayah perbatasan Desa Panaan, Kecamatan Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Kondisi lapangan menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan, di antaranya:
* Vegetasi Rapat: Hutan dengan pepohonan yang sangat lebat.
* Kontur Pegunungan: Medan yang naik-turun dan berbukit-bukit.
* Pantauan Udara: Tim SAR juga mengerahkan unit Drone untuk memantau area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Kronologi Hilangnya “Ipit”
Kejadian bermula pada Rabu (28/1/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, Ipit terlihat meninggalkan rumah tanpa pamit. Keluarga yang menyadari Ipit tak kunjung pulang mulai merasa khawatir dan segera melapor ke Kepala Desa Jango, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian dan Basarnas.
Menurut penuturan pihak keluarga, Ipit merupakan individu dengan kebutuhan khusus. Dugaan kuat muncul bahwa ia berjalan kaki masuk jauh ke dalam kawasan hutan di sekitar tempat tinggalnya hingga kehilangan arah.
Tim SAR Terus Berupaya Maksimal
Meski pencarian besar-besaran yang melibatkan TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga sekitar belum membuahkan hasil, Tim SAR menegaskan tidak akan menyerah.
Tim terus menyisir wilayah hutan dan pegunungan sesuai dengan arah dugaan korban berjalan.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat agar korban segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ungkap salah satu anggota tim pencari.
Pihak keluarga berharap siapa pun yang melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan Ipit agar segera melapor ke posko pencarian terdekat atau aparat setempat. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *