Foto/@tarakanterciduk
Jejakborneonews.com, TARAKAN – Ketenangan warga di Kelurahan Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan Kalimantan Utara (Kaltara) mendadak pecah pada Sabtu (14/3/2026) dini hari. Bukannya istirahat, sekelompok anak muda justru asyik “pesta” barang haram di sebuah kamar kos.
Sial bagi mereka, gerak-gerik mencurigakan itu tercium warga yang gerah dengan aktivitas tersebut. Tak pakai lama, aparat Satresnarkoba Polres Tarakan langsung meluncur dan melakukan penggerebekan kilat.
Patungan Beli Sabu, Dipakai Bareng
Hasilnya bikin elus dada. Polisi mengamankan enam orang di dalam kamar tersebut. Yang lebih memprihatinkan, tiga di antaranya ternyata masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka nekat membeli narkoba jenis sabu dengan cara patungan alias “saweran”. Setelah uang terkumpul dan barang didapat, mereka pun asyik mengonsumsinya bersama-sama di dalam kos.
> “Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat yang curiga. Para pelaku ini patungan beli sabu, lalu dipakai bareng-bareng di sana,” ungkap Kanit Sidik IPTU Amiruddin Huzain, mewakili Kasat Resnarkoba Polres Tarakan, AKP Tegar Wida Saputra.
>
Empat Orang Positif, Langsung Direhab
Setelah dilakukan tes urine, empat orang di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkotika. Mengingat sebagian masih di bawah umur dan berstatus pelajar, langkah pembinaan pun diambil.
Keempat orang tersebut kini diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Kota (BNNk) Tarakan untuk menjalani proses rehabilitasi agar bisa lepas dari jeratan barang haram tersebut.
Peringatan Bagi Orang Tua
Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi para orang tua di Tarakan. Lingkungan pergaulan dan pengawasan terhadap anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah harus lebih diperketat agar tidak salah langkah.
“Kami sangat berterima kasih kepada warga yang peduli dan melapor. Jangan ragu untuk melapor jika melihat hal mencurigakan demi masa depan anak-anak kita,” tambah IPTU Amiruddin. Ary
Pesta Sabu di Tarakan, Tiga Pelajar SMP Ikut Diciduk











