Jejakborneonews.com, KUBU RAYA – Keamanan jalur perairan di Kalimantan Barat menjadi sorotan. Unit Reskrim Polsek Sungai Ambawang bersama Tim Macan Raya Polres Kubu Raya sukses membongkar praktik pencurian spesialis jalur air atau yang kerap dijuluki aksi “bajak laut”.
Komplotan ini menyasar aset berharga milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan 1 di kawasan perairan Simpang Pekong, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya Kalbar.
Terbongkar Lewat Percakapan Ponsel
Kapolsek Sungai Ambawang, Iptu Reyden Fidel Armada, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan kehilangan pada Desember 2025 lalu. Polisi berhasil meringkus seorang pria berinisial ADP (30) yang diduga kuat sebagai eksekutor lapangan.
“Penangkapan ini diperkuat dengan bukti percakapan di ponsel pelaku. Mereka berencana membawa mesin hasil curian tersebut ke wilayah Sintang,” ujar Iptu Reyden dalam konferensi pers, Senin (26/1/2026).
Bisnis Haram Terorganisir
Hasil pemeriksaan mengejutkan petugas. Komplotan ini ternyata bekerja secara sangat terorganisir dengan sokongan dana dari seorang pemodal. Berikut rincian operasional mereka:
* Modal Aksi: Rp1 juta hingga Rp3 juta untuk sekali beraksi.
* Upah Eksekutor: Rp1 juta hingga Rp2 juta per orang setelah barang terjual.
* Target Utama: Mesin speedboat dan aset perairan lainnya.
* Pemasaran: Hasil curian dikirim ke Kabupaten Sintang hingga ke luar daerah.
Lima Pelaku Masih Buron
Meski ADP telah berbaju oranye, perjuangan polisi belum usai. Saat ini, polisi masih memburu lima orang lainnya yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Mayoritas dari mereka adalah residivis atau pemain lama. Kami tegaskan, tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah kami,” tegas Iptu Reyden.
Selain komplotan ini, empat tersangka lain (AI, IA, UN, dan SI) yang berkaitan dengan jaringan kriminal air tersebut juga telah diamankan oleh Gakkum Dit Polairud Polda Kalbar untuk pengembangan lebih lanjut.
Imbauan untuk Masyarakat Pesisir
Pihak kepolisian meminta warga yang tinggal di pesisir atau pengguna jalur air untuk lebih waspada. Jika melihat aktivitas mencurigakan di sungai pada jam-jam rawan, segera lapor ke pihak berwajib agar aksi serupa dapat dicegah. Ary/ Tribaratanews Polres Kubu Raya
Komplotan ‘Bajak Laut’ Perairan Kubu Raya Digulung











