Foto/ Humres HST : Polres HST dan Polsek Pandawan telah mengamankan pelaku
Jejakborneonews.com, BARABAI – Suasana tenang di Desa Hilir Banua, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), mendadak pecah oleh jeritan histeris warga pada Selasa (3/2/2026) malam. Seorang remaja putri yang masih berstatus pelajar madrasah tsanawiyah di HST, AFR (12) ditemukan meninggal dunia dalam sebuah insiden berdarah.
Peristiwa memilukan yang terjadi sekitar pukul 22.30 WITA ini langsung menyedot perhatian publik setelah informasi mengenai kejadian tersebut beredar luas di media sosial.
Korban Meninggal di Lokasi Kejadian
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, korban ditemukan tak bernyawa di lingkungan RT 01 RW 01 Desa Hilir Banua. Luka-luka bekas sayatan benda tajam di bagian leher yang dialami korban membuatnya mengembuskan napas terakhir tepat di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
Kepergian AFR yang masih sangat belia ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan sekolahnya.
Terduga Pelaku Diamankan, Diduga Alami Gangguan Jiwa
Pihak kepolisian dari Polsek Pandawan diback up unit reskrim Polres Hulu Sungai Tengah bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Terduga pelaku, seorang pemuda berinisial RN (35) yang berprofesi sebagai petani, berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Terduga pelaku bukan orang jauh masih terbilang tetangga korban sendiri.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, RN diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Namun, pihak kepolisian masih akan melakukan pemeriksaan medis secara mendalam untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku.
“Pelaku sudah diamankan oleh pihak Polres HST untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolres HST AKBP Jufri Tampubolon melalui Kasubsi Humas Polres HST, Aiptu M Husaini saat dikonfirmasi jejakborneonews.com, Rabu (4/2/2026) siang.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon juga menyampaikan turut berbelasungkawa. “Kapolres HST beserta jajaran menyampaikan turut berduka atas kejadian ini dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” ungkap Husaini.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi pasti serta motif di balik aksi keji tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian yang sedang bekerja secara intensif. Ary
#HuluSungai Tengah #BarabaiUpdate #InfoKriminal #DukaHST #PolresHST #KalselUpdate











