BerandaBorneo ZoneHumanioraPeristiwa

ABK Hilang di Perairan Lawe-Lawe Balikpapan, Tim SAR Sisir 39 Mil Laut

248
×

ABK Hilang di Perairan Lawe-Lawe Balikpapan, Tim SAR Sisir 39 Mil Laut

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, BALIKPAPAN – Kabar kurang sedap datang dari perairan Lawe-Lawe, antara penajam Paser Utara dan Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim). Seorang Anak Buah Kapal (ABK) dari KM Nur Aliyah dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut. Sejak Kamis (5/2/2026) pagi, Tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk melakukan penyisiran besar-besaran di sekitar lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Andi Indra Irawan (25), seorang pemuda warga Kelurahan Baru Tengah, Kota Balikpapan.

Penyisiran Area yang Luas

Setelah menerima laporan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan langsung bergerak cepat. Sejak pukul 11.00 WITA, tim penyelamat sudah berada di lokasi untuk melakukan pencarian. Tidak main-main, area pencarian pada hari pertama ini mencakup wilayah seluas 39,3 mil laut.

Berbagai satuan pun turun tangan membantu proses pencarian ini, di antaranya:

* Basarnas Balikpapan (mengerahkan speedboat dan unit rescue car).

* Ditpolairud Polda Kaltim (speedboat).

* BPBD (rubber boat).

* Lanal Balikpapan (Patkamla Posa).

Selain armada laut, tim juga dilengkapi dengan peralatan selam, alat komunikasi, serta tim medis untuk mengantisipasi jika korban ditemukan.

Pencarian Dihentikan Sementara

Meski tim sudah bekerja keras menyisir titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi jatuhnya korban, hingga pukul 17.30 WITA hasil pencarian masih nihil. Cuaca di lokasi dilaporkan berawan, yang sedikit banyak menjadi tantangan bagi para petugas di lapangan.

Mengingat kondisi hari yang mulai gelap, operasi SAR hari pertama pun diputuskan untuk dihentikan sementara.

“Tim memutuskan menghentikan sementara pencarian sore ini. Saat ini tim bersiap di posko Pantai Kemala Balikpapan dan akan melanjutkan pencarian esok hari,” tulis laporan resmi Tim SAR.

Rencana Esok Hari

Operasi pencarian (SAR H.2) dijadwalkan akan kembali dimulai pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 07.00 WITA. Fokus tim masih pada perluasan area penyisiran sesuai dengan arah arus laut.

Mari kita doakan agar cuaca besok pagi bersahabat dan korban bisa segera ditemukan dalam kondisi terbaik. Dukungan doa dari seluruh warga Balikpapan sangat diharapkan bagi kelancaran tugas tim di lapangan dan ketabahan pihak keluarga. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *