BerandaBorneo ZoneHumanioraPeristiwa

Kebakaran di Palangka Raya, 9 Toko Ludes Dilalap Api

241
×

Kebakaran di Palangka Raya, 9 Toko Ludes Dilalap Api

Sebarkan artikel ini

Foto/ Polresta Palangka Raya

Jejakborneonews.com, PALANGKA RAYA – Kawasan Jalan Christopel Mihing, Kelurahan Langkai, Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah (Kalteng)  mendadak geger pada Kamis (15/1/2026) siang. Sekitar pukul 13.00 WIB, kepulan asap hitam membubung tinggi setelah api mengamuk dan melalap sedikitnya sembilan unit toko di kawasan padat tersebut.
Menerima laporan darurat, tim piket SPKT dan personel Polresta Palangka Raya langsung bergerak cepat (“gercep”) menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan membantu proses pemadaman.
Api Berawal dari Bagian Dapur
Menurut informasi di lapangan, api diduga kuat berasal dari bagian belakang atau dapur salah satu toko milik warga. Karena bangunan di lokasi tersebut didominasi material kayu, si jago merah dengan sangat cepat merembet ke bangunan di sekitarnya.
Ipda M. Abrar, Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya yang memimpin langsung pengamanan, menyebutkan bahwa prioritas utama petugas saat tiba adalah memastikan jalur pemadaman lancar dan warga tetap aman.
“Begitu laporan masuk, personel langsung meluncur. Selain membantu pemadaman bersama tim gabungan, kami juga mendata saksi-saksi serta memastikan lokasi sekitar tetap steril agar tidak ada warga yang mendekat demi keselamatan,” jelas Ipda Abrar.
9 Toko Terdampak, Nihil Korban Jiwa
Keganasan api baru bisa dijinakkan setelah petugas pemadam kebakaran gabungan berjibaku selama beberapa waktu. Meski sembilan toko dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat rembetan api, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Penyebab Masih Diselidiki
Terkait apa penyebab pasti munculnya api di area dapur tersebut, pihak kepolisian kini tengah melakukan pendalaman.
“Untuk penanganan lebih lanjut dan mengetahui penyebab pastinya, kasus ini ditangani oleh rekan-rekan dari Polsek Pahandut,” pungkasnya.
Hingga sore hari, petugas masih berada di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa (pendinginan) dan mengamankan barang-barang berharga milik warga yang sempat diselamatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *