Foto/Polsek Liang Anggang Banjarbaru
Jejakborneonews.com, BANJARBARU – Hujan deras yang mengguyur Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak dini hari menyebabkan sejumlah kawasan perumahan terendam air. Salah satu titik terdampak cukup parah adalah Komplek Perumahan Terrence Pelangi, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, pada Senin (5/1/2026).
Respons di Tengah Genangan
Dilansir laman medsos Polsek Liang Anggang , Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana, memimpin langsung personelnya terjun ke lokasi pada pukul 09.09 WITA. Dengan seragam yang basah kuyup, para petugas kepolisian berjibaku menembus genangan air untuk melakukan penanganan dan mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah.
Banjir ini merupakan dampak langsung dari curah hujan ekstrem yang melanda wilayah Banjarbaru. Kehadiran personel Polri di tengah pemukiman yang terendam menjadi pemandangan menyejukkan bagi warga yang sempat merasa panik karena debit air yang naik begitu cepat.
Ratusan Jiwa Terdampak
Berdasarkan pendataan sementara di lapangan, banjir di Komplek Terrence Pelangi ini berdampak pada sedikitnya 58 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 148 jiwa. Petugas tidak hanya memantau situasi, tetapi juga membantu menggendong lansia, anak-anak, serta membantu warga mengamankan barang-barang berharga mereka.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk respons cepat dan kepedulian Polri terhadap masyarakat. Kami memastikan keselamatan warga adalah prioritas utama di tengah bencana ini,” ujar Kompol Imam Suryana di sela-sela evakuasi.
Imbauan Kewaspadaan
Selain melakukan evakuasi fisik, personel Polsek Liang Anggang juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Mengingat curah hujan di wilayah Landasan Ulin Timur sempat tercatat menyentuh angka 87 mm (Kategori Lebat), potensi kenaikan air masih diwaspadai. Ary











