Banjarbaru, Jejakborneonews.com – Kalsel menjadi satu – satunya daerah di Kalimantan yang berhasil surplus produksi padi pada tahun 2024. Hal ini diungkap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan (Kalsel) Syamsir Rahman pada Senin (16/12/2024) di Banjarbaru.
Ditemui Jejakborneonews.com usai menghadiri kegiatan penyerahan Adipura 2023 di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Syamsir mengatakan produksi padi dari hasil panen lahan sawah di seluruh Kalsel pada tahun 2024 ini hampir 1 juta ton.
“Artinya lahan pertanian di Kalsel mengalami surplus produksi beras, karena kebutuhan untuk memberi makan masyarakat Kalsel yang berjumlah 4,3 juta jiwa diperhitungkan hanya 600 ribu ton,” kata Syamsir yang juga Pj Bupati Tanah Laut ini.
Hasil surplus produksi padi itu digunakan untuk memasok kebutuhan beras di Provinsi Kaltim dan Kalteng. “Kalsel merupakan satu satunya untuk wilayah regional Kalimantan yang mengalami surplus produksi padi sementara Kaltim, Kaltara, Kalteng dan Kalbar semua minus,” kata Syamsir.
Ia menambahkan, selain sebagai penyangga ketahanan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berkedudukan di Kaltim, Kalsel juga berada pada urutan ke-11 penyangga ketahanan pangan nasional.
Kalsel juga melaksanakan program optimalisasi lahan agar para petani tak hanya menanam sekali tapi bisa sampai dua sampai tiga kali tanam dalam setahun. “Semua itu sudah berjalan di Kalsel programnya,” kata Syamsir. Ary











