BerandaBorneo ZoneHukum

Pria Diamankan Polres Barut, Diduga Perkosa Wanita di Gunung Purei

8
×

Pria Diamankan Polres Barut, Diduga Perkosa Wanita di Gunung Purei

Sebarkan artikel ini

Foto/Polres Barito Utara
Jejakborneonews.com, Barito Utara – Upaya perlindungan terhadap perempuan terus menjadi prioritas kepolisian di Kalimantan Tengah. Saat ini, Satuan Reserse Kriminal Polres Barito Utara melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tengah mendalami kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa seorang perempuan di Kecamatan Gunung Purei.
Dugaan Ancaman di Desa Linon Besi I
Peristiwa memilukan ini dilaporkan terjadi pada akhir Februari lalu di sebuah rumah di Desa Linon Besi I Kecamatan Gunung Purei Kabupaten Barut Kalteng.  Korban yang berinisial A (22) melaporkan bahwa dirinya mengalami tindakan paksaan oleh seorang pria berinisial A (46).
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat ia berada di rumah. Terlapor diduga menarik korban secara paksa ke dalam kamar dan melakukan perbuatan tidak pantas di bawah ancaman kekerasan. Rasa takut yang mendalam membuat korban tidak berdaya saat kejadian berlangsung.
Pendampingan dan Proses Hukum
Meski kejadian telah berlalu beberapa waktu, keberanian korban untuk bersuara patut diapresiasi. Trauma yang dialami korban menjadi dasar kuat baginya untuk mencari keadilan melalui jalur hukum pada awal April 2026.
Kapolsek Gunung Purei beserta jajarannya turut membantu Unit PPA Satreskrim dalam penyelidikan awal dan pengumpulan informasi di lapangan. Saat ini, penyidik telah melakukan berbagai langkah sesuai prosedur, mulai dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga melakukan pemeriksaan visum terhadap korban.
Komitmen Pengungkapan Fakta
Dalam proses pemeriksaan awal, pihak terlapor memberikan keterangan yang berbeda, dengan mengklaim bahwa perbuatan tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka. Namun, kepolisian tetap fokus pada keterangan korban mengenai adanya unsur paksaan dan ancaman yang menyertai peristiwa tersebut.
Polres Barito Utara menegaskan akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Langkah pemeriksaan saksi-saksi terus diperdalam untuk mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi di balik pintu rumah di Linon Besi I tersebut.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak kekerasan agar keamanan dan perlindungan terhadap warga, khususnya kaum perempuan, dapat tetap terjaga dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *