BerandaBorneo ZonePeristiwa

Tabrakan Adu Banteng di Kota Bangun Tewaskan Pengendara Motor

475
×

Tabrakan Adu Banteng di Kota Bangun Tewaskan Pengendara Motor

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Kutai Kartanegara – Jalan poros Kota Bangun–Tenggarong Kabupaten Kukar Kaltim kembali memakan korban. Suasana siang yang terik di RT 08, kawasan eks Lapangan Pesawat, Desa Kota Bangun Ulu, mendadak berubah menjadi duka setelah sebuah kecelakaan maut terjadi pada Rabu (18/2) sekitar pukul 12.04 WITA.
Kecelakaan melibatkan sebuah mobil mewah Toyota Fortuner hitam dan sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang dikendarai dua orang pria secara berboncengan. Akibat benturan keras tersebut, pengendara motor dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara rekannya yang dibonceng mengalami luka berat.
Detik-Detik Kecelakaan Maut
Berdasarkan hasil olah TKP dari Polsek Kota Bangun, peristiwa ini bermula saat mobil Fortuner yang dikemudikan warga Kenohan melaju dari arah Kota Bangun menuju Tenggarong. Setibanya di lokasi, mobil tersebut mencoba menyalip kendaraan di depannya hingga melewati marka jalan dan masuk ke jalur lawan.
Nahas, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Jupiter Z dengan kecepatan tinggi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan “adu banteng” pun tak terhindarkan. Motor tersebut hancur dan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Gerak Cepat Polisi di Lapangan
Mendapat laporan warga, personel piket Polsek Kota Bangun langsung meluncur ke lokasi. Kapolsek Kota Bangun, AKP Ansan Rusmawan, menegaskan bahwa anggotanya langsung fokus mengevakuasi korban dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.
“Korban yang luka berat segera kami larikan ke RS Dayaku Raja untuk mendapatkan perawatan intensif karena mengalami patah tulang. Sementara kendaraan yang terlibat sudah kami amankan sebagai barang bukti,” ujar AKP Ansan.
Pesan untuk Pengendara: Jangan Terburu-buru!
Kapolsek mengingatkan seluruh warga dan pengguna jalan agar selalu sabar dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat hendak menyalip di jalan poros yang rawan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati. Utamakan keselamatan daripada kecepatan. Pastikan ruang aman tersedia sebelum mendahului kendaraan lain,” tutupnya.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur. Mari kita doakan korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Ary/Polres Kukar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *