BerandaBorneo ZoneHukumHumaniora

Suami Bunuh Istri di Kotawaringin Barat Terciduk di Sukamara

116
×

Suami Bunuh Istri di Kotawaringin Barat Terciduk di Sukamara

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Pangkalan Bun – Tabir gelap kasus pembunuhan sadis di area perkebunan PT BJAP 2, Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), akhirnya terungkap. Seorang pria asal NTT bernama Nikson Toto tega menghabisi nyawa istrinya sendiri, Agata Baoksuni, hanya karena tersulut emosi setelah terlibat pertengkaran rumah tangga.
Pelaku yang sempat kabur akhirnya berhasil diringkus tim gabungan kepolisian pada Jumat malam (24/4). Berikut adalah fakta-fakta di balik kejadian memilukan tersebut:
Emosi Sesaat yang Berujung Keji
Mengutip laman Prokalteng, Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Kobar, AKP M Fachrurozi, aksi nekat pelaku bermula dari cekcok mulut antara pasangan suami istri ini. Diduga karena sudah gelap mata dan tidak mampu menahan amarah, Nikson kemudian menyerang istrinya hingga tewas. Untuk menghilangkan jejak, pelaku nekat menguburkan jasad istrinya tepat di belakang rumah mereka.
Pelarian di Hutan dan Penangkapan Dramatis
Setelah melakukan perbuatan kejinya, Nikson melarikan diri ke arah Kabupaten Sukamara. Namun, pelariannya terhenti di sebuah pondok warga di Jalan Lintas Balai Riam Desa Ajang Kecamatan Permata Kecubung Kabupaten Sukamara Kalteng.  Proses penangkapan ini berlangsung dramatis karena polisi harus menyisir kawasan hutan dengan medan yang sangat sulit.
Saat akan ditangkap, pelaku sempat mencoba melawan dan melarikan diri dari kepungan petugas. Tak ingin buruannya lepas, polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kaki pelaku.
Barang Bukti Parang dan Palu
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk menganiaya korban hingga meninggal dunia, yaitu sebuah parang dan sebuah palu. Pelaku sendiri telah mengakui bahwa kedua benda tumpul dan tajam itulah yang ia gunakan untuk menghabisi nyawa sang istri.
Ancaman Hukuman Menanti
Saat ini, Nikson Toto sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Kobar untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam. Polisi masih terus menggali keterangan pelaku untuk mengetahui apakah ada motif lain di balik pembunuhan sadis tersebut.
Kejadian ini menjadi duka mendalam sekaligus pengingat bagi kita semua bahwa kekerasan dalam rumah tangga adalah masalah serius yang harus segera dicegah agar tidak berujung pada hilangnya nyawa seseorang. Mari kita serahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang agar korban mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *