BerandaBerita NasionalHukumHumaniora

Sadis! Istri Dibakar Suami Hingga Tewas

89
×

Sadis! Istri Dibakar Suami Hingga Tewas

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Banyuwangi – Kabar duka datang dari RSUD Genteng. Ibu berinisial NK (56), warga Kecamatan Gambiran, Banyuwangi Jawa Timur yang menjadi korban kekejaman suaminya sendiri, dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu malam (25/4). Korban mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif selama kurang lebih 19 jam akibat luka bakar yang sangat parah.
Perjuangan Terakhir di Rumah Sakit
Kondisi korban saat dibawa ke rumah sakit memang sangat memprihatinkan.
Dilansir DetikJatim, Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Lanang Teguh Pambudi, mengonfirmasi bahwa korban meninggal sekitar pukul 19.00 WIB. Luka bakar yang dialami korban disebut mencapai hampir seluruh bagian tubuh, sehingga pihak medis telah berupaya maksimal sebelum akhirnya korban dinyatakan wafat.
Luka bakar yang sangat luas membuat proses pemulasaraan jenazah dilakukan langsung oleh petugas di RSUD Genteng dengan penanganan khusus.
Proses Pemakaman dan Pendampingan Polisi
Setelah proses di rumah sakit selesai, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga sempat meminta polisi untuk membuka garis pembatas (police line) di rumah mereka agar jenazah bisa disemayamkan dengan layak sebelum dimakamkan.
Polisi tidak hanya mengawal kasus hukumnya, tetapi juga menunjukkan sisi kemanusiaan. Kapolsek dan Kanit setempat hadir langsung mendampingi pihak keluarga hingga proses pemakaman selesai pada malam itu juga.
Pelaku Terancam Hukuman Lebih Berat
Dengan meninggalnya korban, status hukum bagi sang suami kini dipastikan akan berubah. Polisi sedang mengkaji ulang pasal yang akan dikenakan kepada pelaku. Jika sebelumnya pelaku dijerat dengan pasal penganiayaan berat atau kekerasan dalam rumah tangga, kini konstruksi hukumnya akan diarahkan pada perbuatan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.
Kasus ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua tentang pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan penanganan serius terhadap bibit-bibit kekerasan di dalam rumah tangga. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *