Jejakborneonews.com, Banjarmasin – Suasana Ramadan di kawasan Dermaga Banjar Raya, Banjarmasin, terasa begitu hangat pada Minggu (15/3) sore. Di tengah kesibukannya, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyempatkan diri “blusukan” menyusuri gang-gang kecil untuk bertamu ke sebuah rumah gubuk sederhana.
Di rumah kayu yang bersahaja itu, beliau duduk bersila, berbincang akrab dengan sang tuan rumah, Habib Hud Alhabsy.
Kisah di Balik Rumah “Pinjaman”
Dalam obrolan santai penuh kekeluargaan tersebut, terungkap sebuah cerita yang cukup menyentuh hati. Rupanya, rumah gubuk yang selama ini dihuni Habib Hud bersama istri dan anaknya bukanlah milik pribadi, melainkan hanya pinjaman dari warga sekitar.
Karena statusnya hanya meminjam, Habib Hud mengaku tak berani melakukan perbaikan besar-besaran. Alhasil, renovasi yang dilakukan selama ini hanya seadanya saja, yang penting atap tak bocor dan lantai tetap kokoh untuk berteduh.
> “Rumah ini masih pinjaman, jadi perbaikan yang dilakukan juga hanya seperlunya,” tutur Habib Hud lirih saat berbincang dengan Gubernur.
>
Hadiah Lebaran: Rumah Baru di Tamban
Mendengar kisah tersebut, hati Gubernur Muhidin langsung terketuk. Beliau tak sekadar datang berkunjung, tapi membawa kabar bahagia. Sang Gubernur menyatakan komitmennya untuk membantu merampungkan pembangunan rumah tinggal yang lebih layak bagi keluarga Habib Hud di wilayah Tamban, Kabupaten Barito Kuala.
Pembangunan rumah impian berukuran 8 x 13 meter itu sebenarnya sudah mulai menunjukkan titik terang. Di lahan hasil tukar guling milik keluarga Habib Hud, pondasi awal sudah mulai terpasang berkat donasi orang-orang baik. Nah, Gubernur Muhidin datang untuk memastikan sisa pembangunannya hingga tuntas.
“Insya Allah kita bantu proses pembangunannya. Mudah-mudahan bisa segera terwujud supaya keluarga bisa tinggal dengan lebih nyaman,” ujar H. Muhidin setelah melihat langsung kondisi tempat tinggal Habib Hud.
Gotong Royong dan Doa Tulus
Rencananya, proses pembangunan akan dikomandoi oleh Habib Zaenal, mulai dari urusan tukang hingga material bangunan. Sebanyak tiga orang tukang sudah disiapkan untuk “tancap gas” mendirikan bangunan kayu tersebut agar segera bisa ditempati.
Mendapat perhatian yang begitu besar dari orang nomor satu di Kalsel, Habib Hud tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Doa tulus pun mengalir untuk sang Gubernur.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Hati beliau begitu terbuka untuk membantu. Semoga Bapak Haji Muhidin selalu sehat, panjang umur, dan dimudahkan rezekinya,” ungkap Habib Hud haru.
Bagi warga sekitar, aksi Gubernur ini seolah menegaskan sosoknya yang memang dikenal ramah dan tak segan merangkul masyarakat kecil. Di bulan suci ini, sebuah janji hunian layak menjadi kado indah bagi keluarga Habib Hud di tepian sungai Barito. Ary/Adpim Kalsel
Gubernur Muhidin Siap Bangunkan Rumah Untuk Habib Hud Di Tamban











