Jejakborneonews.com, GAMBUT – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman pribadi Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, di Jalan Pemajatan, Gambut, Kabupaten Banjar, Kamis (12/3/2026). Di tengah keberkahan hari ke-22 Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Kalsel H. Muhidin hadir untuk bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama.
Kehadiran orang nomor satu di Banua ini disambut hangat oleh Supian HK. Tak hanya pejabat, deretan alim ulama, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar tampak membaur, menciptakan potret kebersamaan yang indah antara pemimpin dan rakyatnya.
Lantunan Al-Qur’an dan Apresiasi Gubernur
Acara dibuka dengan sangat syahdu lewat lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Internasional, Ustaz Ahmad Bugdadi. Suasana yang tenang ini membuat momen silaturahmi terasa semakin bermakna.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin tak segan melontarkan pujian kepada H. Supian HK atas inisiatifnya mengumpulkan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, momen seperti ini bukan sekadar makan bersama, tapi sarana memperkuat ikatan batin para pemimpin daerah.
“Terima kasih kepada Pak Supian HK. Momentum Ramadan ini sangat baik untuk mempererat ukhuwah kita. Kehadiran alim ulama di sini juga adalah berkah, karena mereka adalah penuntun dan penyejuk bagi pemerintah dalam menjalankan amanah,” ujar H. Muhidin dengan tulus.
Pembangunan Lancar Kalau Semua “Sejalan”
Gubernur Muhidin menegaskan bahwa kunci sukses pembangunan Kalimantan Selatan ada pada kekompakan. Jika pemerintah (Eksekutif), DPRD (Legislatif), dan masyarakat—terutama para ulama—berjalan beriringan, maka kemaslahatan bagi seluruh warga Banua akan lebih mudah dicapai.
Senada dengan Gubernur, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK menyatakan komitmennya untuk selalu mendukung kebijakan pemerintah provinsi.
“Seluruh kebijakan Pemprov pada prinsipnya akan selalu didukung DPRD sebagai wakil suara rakyat. Kerja sama yang solid adalah kunci agar program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Supian HK.
Tausiyah Kakanwil Kemenag
Menjelang azan Magrib, suasana semakin bernas dengan tausiyah dari Kakanwil Kemenag Kalsel, H. Muhammad Tambrin. Ia menekankan pentingnya ketaatan dan dukungan kepada pemimpin (Ulil Amri) demi terciptanya tatanan masyarakat yang harmonis. Menurutnya, keselarasan antara pemimpin agama dan pemerintah adalah fondasi yang kokoh bagi sebuah daerah.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para ulama, dilanjutkan dengan berbuka puasa dan salat Magrib berjamaah.
Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, unsur Forkopimda, para anggota DPRD, pimpinan Bank Indonesia, serta para pejabat tinggi di lingkungan Pemprov Kalsel. Sebuah sore yang singkat, namun penuh energi positif untuk masa depan Kalimantan Selatan yang lebih sejahtera. Ary/Adpim











