BerandaHukumHumanioraPeristiwa

Anak Diduga ODGJ Bunuh Ayah Kandung di Anjir Pasar

139
×

Anak Diduga ODGJ Bunuh Ayah Kandung di Anjir Pasar

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, BARITO KUALA – Suasana tenang di Desa Mentaren RT 002, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala (Batola) Kalsel, mendadak berubah menjadi mencekam pada Sabtu (4/4/2026) malam. Seorang petani berinisial J (60) ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di kediamannya sendiri sekitar pukul 20.30 Wita.
Ironisnya, dugaan kuat pelaku dibalik peristiwa berdarah ini adalah MR (23), yang tak lain adalah anak kandung korban sendiri.
Berawal dari Kecurigaan Warga
Kejadian ini terungkap berkat kewaspadaan warga sekitar. Awalnya, seorang saksi mata melihat MR berjalan keluar rumah sembari menenteng senjata tajam jenis parang. Merasa ada yang tidak beres, saksi tersebut langsung melaporkan pemandangan mengerikan itu kepada Kepala Desa Mentaren, Khalidi.
Berniat memberikan peringatan kepada sang ayah, Kepala Desa bersama beberapa warga bergegas menuju rumah korban. Namun, apa yang mereka temukan di sana sungguh menyayat hati.
“Setibanya di lokasi, warga dikejutkan dengan kondisi korban yang sudah terkapar berlumuran darah. Korban meninggal dunia dengan luka parah di beberapa bagian tubuh,” jelas Kasi Humas Polres Batola, AKP Marum, dikutip laman BanjarmasinPost.
Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, MR diduga mengidap gangguan kejiwaan atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hal ini juga dikonfirmasi oleh para relawan yang membantu di lokasi kejadian.
“Informasinya begitu, anak menganiaya orang tua sendiri. Kemungkinan memang ada gangguan (jiwa),” ujar  salah seorang relawan.
Meski isu ODGJ telah beredar luas di tengah masyarakat, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman secara medis dan psikologis untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku yang saat ini telah diamankan.
Penanganan Cepat Pihak Kepolisian
Tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk bertindak. Begitu menerima laporan dari anak korban lainnya, Arbainah, petugas Polsek Anjir Pasar dan Polres Batola langsung meluncur ke TKP.
Evakuasi Korban: Jasad J langsung dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjalani proses *visum et repertum*.
Pengamanan Pelaku: Terduga pelaku MR (23) saat ini sudah berada dalam pengawasan polisi untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Batola, AKP Adhi Nurhudaya Saputra, S.H., menegaskan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku.
Kasus ini kini sedang ditangani secara intensif oleh Polres Batola guna mengungkap motif pasti di balik tragedi keluarga yang memilukan ini. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *